Berita

Mohammad Ahsan & Hendra Setiawan

Olahraga

Peluang Final Garuda Ada Di Ganda Putra

SABTU, 06 APRIL 2013 | 09:17 WIB

Setelah Kamis lalu mendominasi, perlahan ganda campuran  Indonesia mulai berguguran di Australia Grand Prix Gold 2013. Tim Garuda hanya menyisakan satu ganda campuran di babak semifinal lewat pasangan Irfan Fadhilah/Weni Anggraini.

Berlaga di Sydney Convention & Exhibition Centre, kemarin, Irfan/Weni merebut tiket semifinal setelah mengalahkan Kim Dae Eun/Kim So Young dengan. Pasangan unggulan kedua itu menang straight game 21-17 21-12.

“Hari ini kami bermain dengan semangat dan penuh keyakinan. Sebelumnya kami sudah pernah menang dari mereka, sehingga tahu pola mainnya seperti apa,” beber Weni setelah pertandingan dikutip situs PBSI.


Hal senada diungkapkan Irfan. Dia menjelaskan, kemenangan ini karena menjalan taktik yang benar dan lebih tahan. Menurutnya, saat menghadapi pemain Korea harus tahan, kalau ikut permainan mereka yang keras justru mereka senang.

“Selain itu kunci kemenangan kami adalah unggul di permainan depan.”
Namun, keberhasilan Irfan/Weni itu tidak diikuti Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet. Unggulan pertama itu menyerah di tangan ganda muda China, Liu Yuchen/Huang Dongping secara dramatis dengan skor 21-19 16-21 19-21.

Nasib serupa juga dialami Riky Widianto/Richi Puspita Dili. Menempati unggulan kedua, mereka gagal mendapatkan tiket ke babak semifinal. Duet Riki/Richi harus mengakui keunggulan Shin Baek Cheol/Jang Ye Na 16-21 21-7 13-21.

Di laga lain, dua ganda putra Indonesia memastikan tiket ke semifinal. Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra membuka peluang All Indonesian Final.

Ahsan/Hendra sukses menyudahi perlawanan unggulan pertama asal Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Di pertemuan pertama kedua pasangan ini, Ahsan/Hendra menang dua set langsung, 21-18 21-15.

Selanjutnya, Ahsan/Hendra akan bertemu dengan pasangan Malaysia lainnya, M. Zakry Abdul Latif/M. Fairuzizuan Tazari, yang merupakan unggulan keempat pada hari ini.

Ryan/Angga mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Berry Angriawan/Yohanes Rendy Sugiarto. Mereka menang 21-11, 21-18. Ryan/Angga akan menghadapi Kim Dae Eun/Baek Choel Shin.

Sementara itu, harapan satu-satunya tunggal putra Indonesia, Alamsyah Yunus belum terbendung dan maju ke semifinal. Unggulan ke-12 itu menyingkirkan wakil Korea Selatan, Lee Dong Keun.
 
Berhadapan dengan Lee, Alamsyah tak menemui kesulitan berarti. Dia hanya perlu bermain dua set dan menang 21-12, 21-14. Selanjutnya, Alamsyah akan bertemu wakil China, Song Xue.

Nasib berbeda dialami Lindaweni Fanetri. Satu-satunya tunggal putri Indonesia yang tersisa itu harus mengubur mimpi untuk masuk ke babak semifinal. Berstatus unggulan pertama, Lindaweni kalah dari pemain non unggulan asal China, Sou Di, dua set langsung, 13-21, 18-21. “Banyak pelajaran yang bisa diambil dari turnamen ini, setelah ini saya akan kembali ke Jakarta untuk latihan lebih keras lagi guna persiapan ke India Open.”  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya