Berita

Andy Murray

Olahraga

Di Final Brutal Ferrer Terjungkal 

Miami Masters 2013
SELASA, 02 APRIL 2013 | 08:55 WIB

Andy Murray, sukses menggusur posisi Fed-Ex-julukan Roger Federrer sebagai petenis nomor dua dunia. Petenis putra terbaik Inggris Raya itu keluar sebagai juara di turnamen Miami Masters 2013, dinihari kemarin.

Di laga final, yang digelar di Crandon Park Tennis Center, Key Biscane, AS, Murray berhasil mengalahkan David Ferrer. Murray menang 2-6, 6-4, 7-6 lewat sebuah laga yang dramatis selama dua jam 46 menit.

“Ini pertandingan yang sangat brutal. Kami berdua seperti mengeluarkan kaki terakhir. Itu merupakan pekerjaan yang bagus. Untungnya ini bukan laga lima set, karena saya tidak tahu bagaimana beberapa set terakhir akan berakhir,” ujar Murray usia laga, dilansir Reuters.


Bertanding di tengah terik panas Miami, memberikan tantangan yang lebih besar bagi kedua pemain. Murray mengakui sangat membutuh kekuatan mental untuk memenangi laga itu. “Saya menunjukkan kekuatan mental bagus untuk mengakhiri laga, karena hal itu bisa sangat mudah hilang.”

Benar saja, di laga ini Murray terlihat keteteran menghadapi perlawanan petenis Spanyol itu di awal laga. Ferrer yang tampil dominan itu langsung memenangi lima game pertama di set perdana. Petenis asal Spanyol itu menuntaskan set awal ini dengan keunggulan telak 6-2.

Di set kedua, Ferrer sepertinya membayangkan bisa dengan mudah merebutnya saat dia lebih dulu mencapai poin empat. Namun Murray mampu mematahkan servis lawannya untuk menyamakan kedudukan jadi 4-4. Momen itu jadi titik balik Murray karena dia berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1, setelah merebut set kedua dengan kedudukan 6-4.

Duel antara dua petenis itu semakin seru di set ketiga. Murray sempat punya kesempatan menuntaskan pertandingan saat dia memegang servis dalam kedudukan 5-4. Namun petenis asal Skotlandia itu malah kehilangan servis dan disamakan Ferrer menjadi 5-5. Melalui tie-break, Murray akhirnya memetik kemenangan dengan skor 7-6 (7-1).

“Tak ada yang memainkan permainan terbaiknya di laga ini, tapi rasanya menyenangkan bisa berada di sana. Saya akan beristirahat selama empat hari dan dan berlatih di permukaan tanah liat sebelum pergi ke Monte Carlo selama sepekan pada hari Rabu.”

Kemenangan ini juga memperbaiki catatan rekor pertemuannya dengan Ferrer jadi 7-6. Dia sendiri sejauh ini memiliki rekor menang-kalah 7-1 tahun ini. â€œSaya banyak melakukan hal bagus sepanjang akhir pekan ini, tapi saya harus bisa melakukan servis dengan lebih baik untuk bisa menang dengan lebih baik.”

Sementara itu, bagi Ferrer, kekalahannya atas Murray seakan memperpanjang ‘kutukan petenis Spanyol’ di turnamen ini.
 
Faktanya, dia jadi orang Spanyol keempat yang kalah di final. Sebelumnya, petenis Spanyol cuma bisa nyaris jadi pemenang, seperti  sini adalah Sergi Bruguera (1997), Carlos Moya (2003) dan juga Rafael Nadal (2005, 2008, 2011). [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya