.Ketertinggalan 15 angka dari Manchester United sebgai pemuncak klasemen, membuat pelatih Manchester City, Roberto Mancini, putus asa. Apalagi liga tinggal menyisakan delapan pertandingan lagi.
Seperti diketahui, Manchester City sudah hampir dipastikan gaÂgal mempertahankan gelar PreÂmier League musim ini.
The Citizens saat ini jauh terÂtinggal dari rival mereka, MU. BeÂlum lagi, tim asuhan Mancini juga masih menyisakan lawan-lawan tangguh pada sisa pertanÂdingan musim ini. Di antaranya, ManCity masih harus bertanÂdang melawan MU dan TottenÂham Hotspur.
Usai merebut angka penuh daÂri Newcastle usai menang telak dengan skor, yakni 4-0 dini hari kemarin WIB, sang manajer pun angkat bicara mengenai peluang timnya di sisa musim ini.
Menurut pria asal Italia terseÂbut, timnya akan lebih memilih mengamankan posisi kedua keÂtimbang harus mengejar MU.
“Pos kedua begitu penting baÂgi kami. Menjuarai Piala FA dan bertahan sebagai runner-up akan jadi akhir yang baik mengingat semua masalah yang terjadi pada musim ini,†ujar Mancini dikutip Goal, kemarin.
Dia yakin Chelsea dan TotteÂnÂÂham juga mengincar posisi kedua dari tim asuhannya. “Tim ini ingin bertahan di sana dan mengÂakhiri liga di posisi kedua.â€
Dia mengungkapkan, betapa kerinduannya akan sosok Mario Balotelli yang hengkang ke AC Milan pada Januari kemarin.
Seperti yang diketahui, BaloÂtelli menjadi bintang Rossoneri daÂlam beÂberapa pertandingan terÂakhir. BahÂkan ia juga meneÂmuÂkan ketaÂjamannya lagi di timÂnas Italia.
“Rekan-rekan di City sangat merindukannya. Mereka merinÂduÂÂkan kejeniusannya. Dia dapat melakukan apa yang tidak dipiÂkirkan orang lain. Kami semua merasa gembira dia bermain deÂngan baik di Milan,†ungkapnya.
Menurutnya, Balotelli memiÂliki kemampuan untuk menjadi salah satu yang terbaik, tetapi saat ini dia hanya menggunakan 50 persen kemampuannya. “Itulah yang memÂbuat saya marah.†[Harian Rakyat Merdeka]