Berita

ilustrasi/ist

Politikus PAN Ini Ngaku Gak Tahu Soal DPID

KAMIS, 28 MARET 2013 | 15:43 WIB | LAPORAN:

. Anggota Komisi IV DPR RI, Hendra Singkarru, membantah bahwa dirinya dianggap mengetahui kasus penyuapan Dana Penyesuaian Infrastrukur Daerah (DPID) yang telah menjerat Wa Ode Nurhayati dan Fahd El Fouz sebagai terpidana.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 14.30 WIB itu kebingungan mengapa dirinya ikut dipanggil untuk dimintai keterangan dalam kasus itu.

"Ya waktu itu saya tidak tahu. Sudahlah ya," kata Hendra sambil berusaha menghindar dari wartawan saat hendak meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/3).


Soal pemeriksaannya, Hendra ngaku hanya ditanyakan soal pengusaha Haris Surahman yang telah menjadi tersangka berikutnya dalam kasus DPID.

"Cuma konfirmasi saja. Tidak ada lagi. Cuma menanyakan soal kenal haris atau tidak. Saya bilang tidak kenal," aku dia.

"Tidak ada lagi cuma soal Haris saja," imbuhnya sambil segera berlalu.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yaitu Wa Ode Nurhayati yang telah menjalani proses hukum, pengusaha Fahd El Fouz dan tersangka yang masih berproses adalah Politisi Golkar Haris Surahman. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya