Berita

Politik

PEMBANTAIAN LP CEBONGAN

Presiden Yudhoyono: Siapapun Pelakunya Harus Ditindak Tegas

SELASA, 26 MARET 2013 | 18:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar pelaku penembakan empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Cebongan, Sleman, Yogyakarta, segera ditangkap.

"Siapapun pelakunya harus ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo menyampaikan instruksi Presiden SBY, seusai keduanya bertemu di Balai Ulu, Laguna Resort and Spa, Nusa Dua, Bali, Selasa (26/3) siang.

SBY, kata Jenderal Timur, juga secara tegas menginstruksikan untuk melakukan penyelidikan secara intensif. Segala hasilnya harus disampaikan kepada masyarakat.


"Itu yang terus kami dalami dan perkembangannya pun dilaporkan kepada Bapak Presiden," kata Jenderal Timur seperti dikutip dari presidenri.go.id.

Sabtu (23/3) dini hari lalu, sekitar 17 orang terlatih menyerbu Lapas Cebongan. Dengan mengacam para sipir, mereka minta ditunjukkan sel empat tersangka penganiayaan hingga menewaskan anggota Kopassus, Sersan Satu Santoso.

Setelah menemukan keempatnya, penyerang yang diduga adalah anggota Kopassus itu langsung menembakinya hingga mereka tewas. Adapun empat tahanan yang tewas diberondong peluru oleh pelaku adalah Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Adrianus Candra Galaga, Yohanes Juan Mambait, dan Gameliel Yermiayanto Rohi Riwu. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya