Berita

said ramadhan al buthi/ist

Said Ramadhan Al Buthi Meninggal Dunia dalam Serangan Bom Bunuh Diri Saat Mengajar

JUMAT, 22 MARET 2013 | 07:55 WIB | LAPORAN:

. Ulama besar Suriah Syaikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi meninggal dunia dalam sebuah serangan di Masjid Al Iman. Ketika serangan bom bunuh diri terjadi pada Kamis kemarin waktu setempat (Kamis, 21/3) Said Ramadhan al Buthi sedang memberikan ceramah di Masjid yang berada di Damaskus, ibukota Suriah itu.

Selain menewaskan Said Ramadhan al Buthi, bom bunuh diri ini juga menewaskan 20 orang lain. Sementara itu, sebagaimana dilansir AFP, bom bunuh diri ini juga membuat 40 orang terluka.

Said Ramadhan Al Buthi, ulama Sunni yang menjadi pembela Presiden Bashar Assad ini, memiliki pengaruh di kalangan aktivis, cendekiawan muslim serta kelompok santri di Indonesia. Salah satu bukunya yang fenomenal, Fiqh al Sirrah, menjadi rujukan para pengkaji Islam di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Dalam buku ini, Al Buthi, tidak sekedar bicara soal fikih, atau tidak hanya membahas soal sejarah. Buku ini mengurai hukum dan hikmah dari setiap perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW.


Selama Suriah bergejolak dalam dua tahun terakhir ini, Said Ramadhan al Buthi gigih membela legitimasi pemerintahan Assad bersama dengan Mufti Suriah Syaikh Ahmad Hassun. Sikap Ramadhan al Buthi ini ditentang sejumlah ulama lain, yang menggelorakan pemberontakan kepada pemerintahan yang dianggap pro-Syiah ini.

Di luar sikap politiknya, sosok Al Buthi tetap mendapat tempat di kalangan aktivis Islam di Indonesia. Kehadiran Al Buthi diterima kalangan muslim, yang dikategorikan liberal, karena dinilai menjadi teladan dalam hal toleransi terhadap pandangan keagamaan yang lain. Bukunya, yang berasal dari disertasinya di Universitas Al Azhar Mesir, Dlawabit al Mashlahah fi al Syari’at al Islamiyyah, menjadi rujukan dalam kaidah hukum Islam belakangan ini.

Begitu juga Al Buthi tetap diterima kelompok muslim Indonesia yang diketegorikan oleh sementara pengamat sebagai kelompok tekstual, karena pandangannya soal hukum Islam. Dalam bukunya berjudul Al Uqubat al Islamiyyah wa Uqdat at Tanaqudz Bainaha wa Baina Maa Yusamma bi Thabi’at al ‘Asyri, Al Buthi menilai hukum potong tangan dan qishash masih sangat relevan sampai kapan pun.

Ikhlas dalam berdakwah, dan juga dasar argumentasi yang mapan dalam setiap ucapan dan puluhan karya ilmiahnya, dinilai sebagai penyebab mengapa ulama sufi kelahiran Turki pada tahun 1929 ini menjadi rujukan dan dihormati di berbagai penjuru dunia. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. [ysa]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya