Berita

ilustrasi

TNI Waspadai Gerilyawan Sulu Menyusup Masuk NKRI

JUMAT, 08 MARET 2013 | 12:40 WIB

Konflik senjata Kesultanan Sulu dengan Malaysia di negara bagian Sabah Malaysia Timur, dikhawatirkan merembet ke kawasan terluar NKRI, Pulau Maratua, Kalimantan Timur.

Tapi, Dandim 0902/TRD, Letkol Inf Hendry Sembiring, membantah ada aktivitas gerilyawan di pulau yang masuk wilayah Kabupaten Berau itu.

Menurutnya, sampai saat ini pantauan di lapangan terhadap kawasan terluar Berau terus dilakukan. Dandim mengintruksikan anggota Koramil untuk waspada.


Selain itu, Dandim juga membantah kabar yang menyebut rencana kedatangan Pangdam VI Mulawarman karena situasi di kawasan itu. Hendy mengatakan, kedatangan Pangdam hanya utnuk melihat kondisi Pulau Maratua dari segi taktis dan strategis militer.

"Belakangan sebagian kita tahu bahwa warga Indonesia yang berdomisili dekat kejadian sudah ada yang eksodus. Itu juga perlu kita antisipasi karena ada kawasan terluar Berau yang berbatasan langsung dengan Malaysia," jelas Dandim.

Hendri mengaku terus mengikuti perkembangan konflik tersebut dari media massa. Dalam pemberitaan televisi, Warga Negara Indonesia (WNI) yang di Sabah diinformasikan sudah eksodus ke wilayah Indonesia melalui Nunukan dan Sebatik.

Dandim mengatakan, konflik ini perlu diwaspadai. Sebab, tidak menutup kemungkinan sejumlah gerilyawan yang ikut dalam kelompok tertentu terakomodir dalam perjalanan eksodus WNI.

"Kalau ada informasi gerilyawan bermain di perbatasan, saya akan melapor ke atasan. Kalau ada perintah dari atasan untuk mengamankan, Kodim siap" tegasnya. [ant/ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya