Berita

Kritisi Pemerintah, Yayak Yatmaka Pamer di Bulan Penting

JUMAT, 01 MARET 2013 | 18:52 WIB | LAPORAN:

Pelukis kenamaan Yayak Yatmaka akan segera menggelar pameran tunggal bertema "Gambar Sebagai Senjata Rakyat (Berjiwa) Merdeka". Pameran digelar di Galeri Cipta III Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini Jakarta pada 17-31 Mei mendatang. Dalam pameran kali ini, Yayak mengaku akan memajang kurang lebih 500 lukisan karya terbaiknya. Selain juga mengadakan workshop kepada pengunjung.

"Sebagai penggambar, kita punya banyak cara mengungkap. Bisa jujur dan apa adanya seperti yang terjadi di realitas yang ada. Bisa juga menyembunyikannya dalam simbol-simbol ungkapan karena nyali tak mencukupi untuk berkata dan menyeru lantang," jelas Yayak saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Cikini Jakarta, Jumat (1/3).

Menurutnya, pameran yang digelarnya mendatang akan menampilkan lebih banyak gambar digital. Yakni gambar yang dibuat dengan tehnik digital dengan program menyerupai cara kerja manual. Berupa karya-karya potret, puisi konkrit merdeka, ilustrasi cerita merdeka, pamflet, satir, dan kartun politik.


"Sesuai dengan perkembangan zaman dan perkembangan teknologi, seni rupa sudah jauh melangkah ke depan. Hasil gambar bisa langsung disebar melalui media sosial maya atau sebagai bahan cetakan," kata Yayak.

Ditambahkannya, di beberapa negara maju, bahkan pasar dan museum seni rupa mulai menimbang untuk mengakui eksistensi seni rupa digital. Untuk itu, Yayak akan mengadakan workshop bersama kawan-kawannya selama masa pameran, dan memajang hasilnya sebagai karya kolektif.

"Dalam berkesenian, saya tegas memilih jalan realisme sosial. Seni untuk rakyat, seni kerakyatan, sekali-kali untuk survival bolehlah ngloco dengan menuruti batasan keindahan umum, menggambar bunga, buah atau potret. Jadi, itulah aku. Untuk political cartoon dan diskomvis, dengan tegas pula saya akan selalu siap menjadi corong rakyat tertindas karena aku ada di antara mereka, menyemangati perjuangan mereka, dan membantu membuatkan media pendidikan bergambar untuk memintarkan dan memberdayakan mereka," beber Yayak yang kini bermukim di Sleman Yogyakarta.

Yayak memilih bulan Mei untuk menggelar pamerannya lantaran di bulan itu banyak peristiwa penting yang terjadi dan perlu diperingati. Seperti Hari Buruh Internasional, Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, pengunduran diri mantan diktator Soeharto, tragedi Trisakti, penculikan aktivis, dan bulan di mana pertama kali menyemburnya lumpur Lapindo.

Dalam pameran tersebut, Yayak akan menampilkan gambar-gambar tentang rezim pemerintahan sekarang yang penuh dengan kebohongan, menindas, amoral, korup dan pembunuh. Yayak tidak bermaksud memberi vonis terhadap pemerintah. Dia hanya menegaskan kembali pernyataan para tokoh lintas agama tentang 18 kebohongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lukisan-lukisan yang dipajang antara lain akan berbicara betapa rakyat semakin merana karena impor yang merajalela, penjarahan sumber daya alam oleh kapitalisme asing, serta penderitaan buruh dan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri. [dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya