Berita

staf dpp gerindra tunjukkan formulir caleg

Politik

Survei Terakhir: Gerindra Sedikit Lebih Tinggi di Atas PDIP

KAMIS, 28 FEBRUARI 2013 | 13:07 WIB | LAPORAN:

. Dalam survei, Partai Gerindra masih dipilih rakyat Indonesia dengan tingkat elektabilitas sebesar 26 persen, jika pemilihan umum (Pemilu) dilakukan hari ini.

Sedangkan Partai Demokrat masih terpuruk di angka 8 persen sejak sebelum terjadi gonjang-ganjing internal partai dan mundurnya Anas Urbaningrum.

"Dari 10 parpol yang memenuhi syarat untuk pemilu 2014, Gerindra yang paling unggul," kata Direktur Taylor Nelson Sofres (TNS), Yanti Z, saat merilis hasil survei National Leadership Center (NLC) di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, (28/2).
 

 
Menurut Yanti, berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan terhadap 2.020 responden di 31 provinsi di Indonesia, Partai Gerindra mendapat raihan suara sebesar 26 persen responden.

"Gerindra sedikit lebih tinggi dari partai lain, diikuti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Golkar dalam hal kemungkinan dipilih," kata Yanti.

Pada survei ini, imbuhnya, PDIP di urutan kedua dengan tingkat dukungan 25 persen.  Golkar ketiga dengan angka 18 persen, keempat diduduki Partai Demokrat dengan angka 8 persen.

Selanjutnya secara berurutan yakni, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtra (PKS) (3 persen), Partai Nasdem (3 persen), Partai Kebangitan Bangsa (2 persen), Partai Amanat Nasional dan Partai Hati Nuarani Rayat (2 persen).

Dijelaskan Yati, survei ini dilakukan secara tatap muka dengan responden 2.020 responden di 31 provinsi yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan komposisi 49 persen-51 persen, mempunyai KTP Indonesia dengan umum 17 tahun ke ke atas.

Komposisi usianya, yakni 17-24 tahun sebesar 21 persen, 25-39 tahun (39 persen), dan di 40 tahun ke atas sebesar 40 persen. Ke-2.020 responden itu, ujar Yati, tersebar 45 persen di urban atau perkotaan dan 55 persen di rural atau pedesaan.

"Poling ini dilakukan pada 14-19 Januari 2013 dengan tingkat kesalahan yang dapat diterima margin of error adalah kurang dari 4 persen," pungkasnya. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya