Berita

sby/ist

SBY Benar-benar Dilingkari Para Sengkuni

RABU, 27 FEBRUARI 2013 | 20:50 WIB | LAPORAN:

. Pernyataan dua politisi Demokrat mendapat respon dari politisi muda Golkar.

Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Demokrat Ulil Abshar Abdalla serta Sekretaris Departemen Pemajuan dan Perlindungan HAM DPP Partai Demokrat Rachlan Nasidik, dua politisi Demokrat yang dimaksud, menyebutkan bahwa misi utama Demokrat saat ini adalah menjegal Prabowo dan Aburizal Bakrie menjadi presiden.

"Harusnya orang-orang sekolahan seperti Ulil dan Rahlan itu tahu benar bahwa pernyataannya itu bukan hanya tidak baik buat Partai  Demokrat, tapi akan berdampak buruk kepada SBY sebagai pemimpin utama di tubuh Partai Demokrat," kata Ketua Departemen Pemenangan Pemilu Golkar wilayah Sumatera, Andi Harianto Sinulingga, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 27/2).


Andi pun menilai kedua politisi muda Demokrat ini suka saling cakar dengan sesama politisi di internal partai berlambang bintang mercy tersebut. Tentu saja ini juga sangat tidak baik, sebab selain menggambarkan tingkat kualitas politisi di masa depan, tapi juga bisa mengganggu proses demokrasi di masa mendatang.

Di tengah prahara Demokrat seperti ini, Andi menyarankan agar kader Demokrat melakukan konsolidasi, membangun kekompakan, dan bukan saling mencakar dan saling menerkam, apalagi menyerang partai lain.

"Kok mereka malah menyerang keluar? Tapi Golkar pasti tidak ambil pusing dengan apa yang dikatakan Rahlan dan Ulil, cukup publik saja yang menilai kualitas politisi muda seperti itu," tegas Andi, sambil mengingatkan SBY peran politisi di sekitarnya.

"SBY benar-benar dilingkari oleh para aktor politik berwatak Sengkuni," sambung Andi.

Golkar sendiri, lanjut Andi, terus membangun konsolidasi internal dan semakin solid. Program road show pimpinan dan fungsionaris Golkar ke daerah-daerah untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk rakyat juga terus berjalan.

"Kader Golkar tidak mempertontonkan perkelahian sesama kader partai seperti Partai Demokrat," demikian Andi. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya