Berita

Politik

Ada Sinyal Demokrat Bertarung di Pemilu Tanpa Ketum Definitif

SELASA, 26 FEBRUARI 2013 | 21:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mungkin saja Partai Demokrat akan menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014 tanpa pemegang jabatan ketua umum definitif.

Hal itu disampaikan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Syarif Hasan, khusus kepada Rakyat Merdeka Online dan Jurnal Nasional, Selasa petang (26/2).

Syarif yang juga menjabat Menteri Koperasi dan UKM itu mengatakan, agenda pemilihan ketua umum baru pengganti Anas Urbaningrum yang mundur akibat kasus hukum belum ditentukan Partai Demokrat. Saat ini, tugas dan wewenang ketua umum partai dijalankan oleh empat orang yang terdiri dari dua Wakil Ketua Umum, Sekjen DPP dan Direktur Eksekutif.


Dengan demikian, semua spekulasi yang beredar menyangkut pengganti Anas dimentahkan. Beberapa nama yang sempat disebut adalah Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas (Sekjen saat ini) dan Ketua DPR Marzuki Alie yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat. Bahkan, ada beberapa nama dari luar kader Demokrat yang disebut-sebut, seperti Mahfud MD (Ketua MK) dan Jenderal Pramono Edhie Wibowo (KSAD, adik ipar SBY).

"Ibas akan menjabat sampai masa jabatannya habis sebagai Sekjen," tegasnya, saat berdialog dengan Rakyat Merdeka Online di Medan, Sumatera Utara.

Syarif Hasan tak menampik kemungkinan Partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, akan menghadapi Pemilu tanpa ketua umum definitif.

"Kita tunggu saja. Sampai saat ini jadwal kongres atau pemilihan ketua umum baru belum dipikirkan," ucapnya.

Dia menambahkan, jika dibutuhkan Majelis Tinggi Partai di bawah pimpinan SBY mungkin saja menunjuk pelaksana tugas sementara (Plt) jabatan ketua umum, atau membiarkan empat orang pelaksana tugas yang ada sekarang bekerja dahulu sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Yang pasti tidak mungkin majelis tinggi menunjuk langsung ketua umum," tegas dia lagi.[dem]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya