Berita

Politik

Kalau Anas Bersikap Ksatria Akan Dibela Ramai-ramai

SENIN, 25 FEBRUARI 2013 | 11:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Anas Urbaningrum harus mendukung penuh KPK memberantas korupsi. Dengan menyandang status tersangka, saatnya Anas dengan "gagah perkasa" mengikuti jejak Muhammad Nazaruddin.

"Ungkapkan secara jujur tentang Hambalang dan lain hal yang diketahuinya tentang apa dan bagaimana SBY," ucap bekas politisi Partai Demokrat, Zaenal Maarif, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (25/2).

Menurut mantan pimpinan DPR ini, semua harus dilandasi dengan niat membantu bangsa Indonesia menuju negara harapan rakyat. Tanpa sikap ksatria dari Anas, dia akan menjadi orang yang tidak bermanfaat bagi bangsa dan negara.


"Dan saya akan minta Anas segera diberhentikan dari Presidium KAHMI," tegas alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia ini.

Menyangkut Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Zaenal menyarankan organisasi itu secara terbuka mengundang seluruh anggotanya di Jakarta, untuk mendapat penjelasan secara terbuka dari Anas Urbaningrum.

"Sebelum penjelasan, Anas kita sumpah, bisa saja sumpah pocong. Kalau dia memberikan penjelasan dengan hati bebas dan merdeka menyatakan dirinya tidak terlibat, maka kita bela beramai-ramai," kata Zaenal yang pernah dilaporkan Presiden SBY ke Polda Metro Jaya pada 2007. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya