Berita

Dikdik Mulyana

PILGUB JABAR 2013

Jenderal Dikdik Mulyana akan Garap Pertanian dan Peternakan Jawa Barat

SELASA, 12 FEBRUARI 2013 | 15:09 WIB

Calon Gubernur Jawa Barat Irjen (Purn) Dikdik Mulyana menyatakan, sektor pertanian, khususnya buah-buahan, dan peternakan mesti diberdayakan agar kebutuhan akan hal itu bisa dipenuhi secara mandiri.

"Ini menarik, buah itu diproduksi di Brebes (Jawa Tengah). Padahal tanah Jawa Barat itu kalau mau ditamani jauh lebih baik hasilnya dan jarak angkutnya jauh lebih dekat," kata Dikdik seusai berdialog dengan pedagang di Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Selasa (12/2).

Ia mengaku heran dengan kondisi tersebut apakah hal itu dikarenakan orang di Provinsi Jabar yang tidak minat menanam buah-buahan. Untuk itu, kata dia, harus ada pemberdayaan masalah ini.


"Tanyakan kenapa orang Jawa Barat nggak minat untuk menanam semangka. Apa tidak yang mengarahkan atau tidak punya akses untuk menanam semangka yang baik, itu baru satu masalah urusan semangka," imbuh dia.

Termasuk masalah sektor peternakan, menurut Dikdik, wilayah yang ada rumputnya setiap tahun itu adalah di wilayah Jabar.

"Sedangkan Jatim, Jateng belum tentu. Tapi sapi yg kita makan lebih banyak yang didatangkan dari luar Jabar dan bahkan malah impor. Itu bagian renungan kita," ujar mantan Kapolda Sumsel ini.

Ketika ditanyakan solusi untuk permasalahan tersebut, Dikdik menyatakan semua sektor harus diberdayakan demi kepentingan masyarakat bukan demi kepentingan golongan atau kelompok tertentu.

"Semua sektor harus diberdayakan. Dan muaranya demi kepentingan masyarakat banyak bukan pribadi atau hal-hal yang mementingkan kelompok tertentu," kata dia.

Ia menambahkan, ada tiga permasalahan besar yang dihadapi oleh pasar tradisional di Jabar, di antaranya kebersihannya.

"Kebersihan itu masalah kabupaten/kota, masalah kedua adalah kenyamanannya artinya pasar ini salah satu wahana terbaik untuk jadi sumber dinamika perekonomian antara petani pemasaran sama konsumen. Kalau ini sudah dirancang dengan baik tapi tidak dipelihara dengan baik ini sama juga dengan pengkhianatan pada perancang terdahulu," tandasnya.[ant/zul]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya