Berita

ilustrasi, Daging sapi

Bisnis

Perencanaan Kacau, Tanpa Ada Kartel Harga Daging Pasti Naik

Sensus Sapi Nasional Diragukan
SELASA, 12 FEBRUARI 2013 | 07:59 WIB

Gejolak harga daging sapi yang terjadi sekarang disebab­kan kesalahan kebijakan yang dimulai dari tahap perencanaan.

Komisioner Komisi Peng­awas Persaingan Usaha (KPPU) Munrokhim Misanam me­ngatakan, dengan kesalahan peren­canaan sejak awal, tanpa ada kartel daging pun harga da­ging sapi pasti naik. “Saat ini har­ga daging menembus Rp 100.000 per kilogram,” katanya.

KPPU menyimpulkan, jum­lah sapi nasional untuk me­me­nuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri cukup, tetapi ge­jolak harga daging sapi ini tidak diantisipasi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan He­wan Kementerian Pertanian (Kementan).


Begitu sensus sapi nasional mencapai 14,82 juta ekor dan Kementan memutuskan me­ngu­rangi impor daging sapi dan sapi bakalan, sapi lokal mu­lai diserbu. Tidak hanya diburu pe­dagang lokal, tetapi juga pe­dagang Jakarta yang langsung men­cari ke daerah-daerah. “Ka­mi setuju swasembada sapi, tapi caranya tidak seperti ini,” ujarnya.

Guru Besar Fakultas Eko­nomi dan Bisnis Universitas Bra­wijaya Ahmad Erani Yus­tika juga meragukan hasil sensus sapi tersebut.

“Dalam beberapa aspek me­mang betul sensus perlu dila­kukan, tetapi datanya harus be­tul-betul valid. Harus ada ke­jujuran perhitungan jumlah se­sungguhnya. Validasi data juga penting. Kita memang masih primitif dalam sensus,” katanya.


Direktur Eksekutif Asosiasi Pe­ngusaha Daging dan Feedlot Indonesia Joni Liano mengakui kontribusi pemenuhan kebu­tuhan daging sapi yang ber­sumber dari sapi lokal terus me­ningkat setelah pemerintah melakukan sensus sapi.

Akan tetapi, kata Joni, pro­gram swasembada daging sapi yang dibangun pemerintah pusat dan berbasis pada sensus sapi itu tidak mampu meng­koor­dinasi daerah, terutama antara daerah sentra produksi dan sentra konsumsi. Akibat­nya, tidak ada keseimbangan an­tara pasokan dan permintaan. Be­lum lagi, kenaikan permin­taan daging sapi yang men­capai 11,57 persen per tahun tidak dibarengi peningkatan penyediaan.

Menurut dia, untuk meme­nuhi permintaan daging sapi nasional, dari 14,82 juta ekor populasi sapi potong, setiap tahun harus tersedia 3,2 juta sapi yang siap dipotong pada tahun tersebut.

“Persoalannya, dalam mem­pro­yeksikan kemampuan pro­duksi daging sapi lokal, pe­merintah tidak melihat struktur populasi sapi yang ada. Dari 14,82 juta sapi itu tidak semua sapi jantan dewasa,” jelas Joni.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kemen­tan Syukur Iwantoro menga­takan, tingginya harga daging disebabkan harga sapi bakalan impor tinggi. Saat ini harganya mencapai 3,05 dolar AS per kilogram untuk bobot hidup.

Dengan harga sapi bakalan impor itu, kata Syukur, mini­mal harga ketika sampai di penggemukan sapi sudah Rp 32.000 per kilogram dan ketika dijual ke rumah potong hewan Rp 34.000 hingga Rp 35.000 per kilogram.

“Karena itulah harga daging di lapangan tidak boleh kurang dari Rp 85.000 sampai Rp 90.000 per kilo­gram,” ujar Syukur. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya