Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Pertamina Ngaku Nggak Borong Dolar

Ogah Dituding Biang Anjloknya Rupiah
RABU, 30 JANUARI 2013 | 08:02 WIB

.Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belakangan ini terus melemah. Pe­nga­mat eko­nomi Aviliani mensinyalir, ru­piah melemah dise­babkan aki­bat banyak perusahaan kakap di Indonesia mem­beli ba­rang modal atau impor produk dari luar negeri.

Dia menyebutkan antara lain, impor minyak yang dila­kukan Pertamina dan pembelian pesawat oleh maskapai dalam negeri seperti Garuda Indo­nesia.

Ketika dikonfirmasi, Vice President Corporate Com­mu­nication PT Perta­mina Ali Mun­dakir ogah disalahkan. Menurutnya, melemahnya rupiah bukan hanya akibat kegiatan impor minyak mentah.
“Kita sudah konsultasi de­ngan Bank Indonesia (BI). Faktor melemahnya rupiah bukan dari Pertamina saja,” kata­nya kepada Rakyat Merdeka.

“Kita sudah konsultasi de­ngan Bank Indonesia (BI). Faktor melemahnya rupiah bukan dari Pertamina saja,” kata­nya kepada Rakyat Merdeka.

Dia menegaskan, pihaknya sudah lama tidak memborong dolar. Jadi jangan saat rupiah meemah langsung tuduhan dia­rahkan ke Pertamina.

Mundakir menerangkan, untuk muncukupi kebutuhan dolar, Pertamina tidak hanya mengandalkan BI. Selama ini ada tiga bank BUMN yang mem­bantu Perta­mina, yaitu BRI, BNI dan Bank Mandiri.

Namun, anggota Komisi XI DPR Achsanul Qosasih me­nga­ta­kan, ti­dak menutup kemungkinan Pertamina dan Garuda jadi penyebab pelemahan rupiah. Tapi kegiatan perusahaan itu harusnya tidak dipermasalahkan karena ke­giatan Pertamina impor minyak dan Garuda beli pesawat memang kegiatan rutin mereka.

“Kalau akibat kegiatan perusahaan itu rupiah melemah, ini ti­dak bisa dibiarkan. Harus dicari­kan jalan keluarnya,” kata­ politisi Demokrat itu.

Achsanul meminta BI bisa segera menstabilkan rupiah karena fluktuasi rupiah tidak bagus untuk dunia usaha, teru­tama im­portir. Mereka harus mengeluar­kan biaya lebih be­sar untuk memperoleh sebuah produk.
Menurut Aviliani, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi akan me­lan­jutkan trend negatif mengikuti pelemahan tajam nilai tukar yen.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada menga­takan, para pelaku pasar me­nunggu rilis pertumbuhan AS serta perbaikan data-data ekonomi secara bertahap pada Eropa dan AS.

Namun di sisi lain, core CPI Jepang dan adanya harapan akan stimulus telah membuat nilai tukar yen berdepresiasi.

“Kemungkinan pelaku pasar masih wait and see terhadap iklim investasi, suku bunga, dan inflasi dalam negeri se­hingga membuat perdagangan rupiah belum menguat,” jelas Reza.

Kema­rin, nilai tukar rupiah bergerak melemah. Menurut kurs tengah BI, rupiah mele­mah ke level Rp 9.680 per dolar AS dibandingkan sehari sebelumnya Rp 9.670. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya