ilustrasi
ilustrasi
Menurut Chairul, saat ini jumlah kelompok masyarakat yang miskin rentan hampir 70 juta orang.
“Mereka ini sangat berÂpeÂngaruh kehidupannya apabiÂla terjadi kenaikan harga-harga bahan pokok karena mayoritas pengeluaran mereka diguÂnaÂkan untuk membeli bahan maÂkanÂan,†kata Chairul.
Untuk itu, KEN menyaÂranÂkan pemerintah mengontrol tata niaÂga komoditas pangan agar harÂganya bisa stabil atau turun seÂhingga tak menamÂbah berat keÂhidupan masyarakat.
“KEN mengusulkan komoÂdiÂtas yang pengelolaan tata niaganya cenderung oligopolis (dikuasai beberapa pedagang saja) diambil tindakan yang diÂanggap perlu untuk mengÂonÂtrol tata niaga komoditas terÂsebut,†tegasnya.
Terhadap perbaikan kesenÂjaÂngan dan penanggulan keÂmisÂkinan, KEN melihat adaÂnya kecenderungan meÂningÂkatkan rasio kesenjangan kaÂrena pendapatan dan peÂngeÂluaran strata masyarakat misÂkin dan rentan miskin jauh leÂbih kecil dari yang strata meÂnengah dan kelompok atas. Jika diteruskan, kesenjangan akan makin lebar.
Menteri Perdagangan (MenÂdag) Gita Wirjawan mengklaim tidak ada kenaikan harga yang tinggi pasca banjir yang meÂlanda Jakarta dan sekitarnya. Itu diperoleh dari survei ke beÂberapa pasar untuk mengeÂcek harga.
“Yang (harganya) naik cuma telur ayam dan daging ayam. Itu koreÂlasinya dengan daging sapi,†ujar Gita.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut masih normal dan waÂjar. Kenaikan hanya berkisar dari Rp 70 ribu ke Rp 86 ribu. SeÂdangkan beberapa waktu lalu kenaikan bisa mencapai Rp 120 ribu per kilogram.
Bekas Kepala Badan KoorÂdinasi Penanaman Modal (BKPM) itu berharap, supplay and demand bisa diseimbangÂkan. Menurutnya, jika harga naik, artinya pasokan kurang atau permintaan naik.
Gita mengaku sudah koorÂdinasi dengan Menko PerekoÂnomian Hatta Rajasa untuk memastikan stok barang tetap ada. Namun, jika ada kejadian yang tak terduga, maka peÂmerintah harus mengambil tinÂdakan yang realistis. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09