bachtiar efeendy/ist
bachtiar efeendy/ist
Dengan sistem konsolidasi organisasi yang dilakukan, menurut gurubesar ilmu politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Bahtiar Effendy, terlihat adanya upaya sistematis untuk meminggirkan kader-kader Muhammadiyah di PAN. Hampir 85 persen pergantian pengurus di wilayah dilakukan dengan cara penunjukan langsung. Sayangnya, penunjukan itu lebih didominasi oleh kader-kader non-Muhammadiyah.
"Sudah tidak rahasia umum, penunjukan ketua DPW PAN selalu didasarkan pada tiga kriteria. Urutan pertama adalah kepala daerah, lalu disusul purnawirawan TNI/POLRI, dan terakhir, pengusaha," kata Bahtiar, yang juga Dekan Fisip UIN Jakarta, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 25/1).
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
UPDATE
Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19
Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57
Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21
Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03
Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52
Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22
Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01
Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31
Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10
Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00