bachtiar efeendy/ist
bachtiar efeendy/ist
Dengan sistem konsolidasi organisasi yang dilakukan, menurut gurubesar ilmu politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Bahtiar Effendy, terlihat adanya upaya sistematis untuk meminggirkan kader-kader Muhammadiyah di PAN. Hampir 85 persen pergantian pengurus di wilayah dilakukan dengan cara penunjukan langsung. Sayangnya, penunjukan itu lebih didominasi oleh kader-kader non-Muhammadiyah.
"Sudah tidak rahasia umum, penunjukan ketua DPW PAN selalu didasarkan pada tiga kriteria. Urutan pertama adalah kepala daerah, lalu disusul purnawirawan TNI/POLRI, dan terakhir, pengusaha," kata Bahtiar, yang juga Dekan Fisip UIN Jakarta, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 25/1).
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22
Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07
Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41
Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41