bachtiar efeendy/ist
bachtiar efeendy/ist
Dengan sistem konsolidasi organisasi yang dilakukan, menurut gurubesar ilmu politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Bahtiar Effendy, terlihat adanya upaya sistematis untuk meminggirkan kader-kader Muhammadiyah di PAN. Hampir 85 persen pergantian pengurus di wilayah dilakukan dengan cara penunjukan langsung. Sayangnya, penunjukan itu lebih didominasi oleh kader-kader non-Muhammadiyah.
"Sudah tidak rahasia umum, penunjukan ketua DPW PAN selalu didasarkan pada tiga kriteria. Urutan pertama adalah kepala daerah, lalu disusul purnawirawan TNI/POLRI, dan terakhir, pengusaha," kata Bahtiar, yang juga Dekan Fisip UIN Jakarta, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 25/1).
Populer
Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33
Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45
Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21
Senin, 16 Februari 2026 | 12:00
Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20
Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12
UPDATE
Senin, 23 Februari 2026 | 06:07
Senin, 23 Februari 2026 | 05:39
Senin, 23 Februari 2026 | 05:28
Senin, 23 Februari 2026 | 05:13
Senin, 23 Februari 2026 | 04:26
Senin, 23 Februari 2026 | 04:10
Senin, 23 Februari 2026 | 04:05
Senin, 23 Februari 2026 | 03:31
Senin, 23 Februari 2026 | 03:27
Senin, 23 Februari 2026 | 03:00