Berita

Bila Pengunduran Diri Hary Tanoe Hoax

SENIN, 21 JANUARI 2013 | 12:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Apakah pengusaha media dan bos besar MNC Group Hary Tanoesoedibjo benar-benar akan meninggalkan Partai Nasdem yang hampir dua tahun terakhir ini ikut dibiayainya?

Jawaban atas pertanyaan ini baru dapat diketahui pukul 15.00 WIB nanti, dalam keterangan yang akan diberikan Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem itu di Jalan Diponegoro 29, Menteng, Jakarta Pusat.

Kabar mengenai pengumuman pengunduran diri Hary Tanoe ini beredar sejak tadi malam mengiringi kabar mengenai kisruh dan konflik antara dirinya dengan Ketua Majelis Tinggi Surya Paloh beberapa waktu belakangan ini. Ramai disebutkan bahwa Surya Paloh akan mengambil alih kursi ketua umum partai itu dari Patrice Rio Capella dalam waktu dekat.

Surya Paloh ingin meneguhkan dirinya sebagai pendiri dan pemilik sah partai itu. Informasi yang berkembang di lapangan mengatakan, Surya Paloh mulai terganggu dengan kenyataan bahwa sebagian besar pengurus partai itu di tingkat nasional lebih loyal kepada Hary Tanoesoedibjo daripada kepada dirinya.

Ketika rencana pengumuman pengunduran diri Hary Tanoe beredar tadi malam, banyak yang meragukan. Adalah Rakyat Merdeka Online yang pertama kali merilis informasi itu setelah mendapatkan informasi dari kalangan petinggi Partai Nasdem dan pejabat di MNC Group.

Sementara mantan Menteri Sekretaris Negara yang juga pendiri Partai Bulang Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengkonfirmasi langsung kabar itu kepada Hary Tanoe. Jawaban yang diberikan Hary Tanoe kepada Yusril, setidaknya begitu menurut Yusril melalui akun Twitter, adalah positif.

"Perpecahan internal di Partai Nasdem nampaknya tak terelakkan lagi. Relatif banyak orang berharap pada partai baru ini, tapi apa hendak dikata," kata Yusril yang juga dikenal sebagai pakar hukum tata negara ini.

Jurubicara Hary Tanoe, Arya Sinulingga, telah memastikan bahwa Hary Tanoe akan menggelar jumpa pers pukul 15.00 WIB nanti. Tetapi, ia menolak menjelaskan lebih lanjut apakah Hary Tanoe memang akan mengundurkan diri dari jabatannya di Nasdem, atau mengundurkan diri sama sekali dari partai yang berdiri pada Oktober 2011 itu.

Benarkah Hary Tanoe akan mengundurkan diri? Atau, apakah kabar mengenai pengunduran diri itu hanya hoax belaka?

Kita tentu sama-sama menunggu kepastian mengenai hal itu.

Tetapi yang perlu dipersiapkan adalah pertanyaan apabila kabar pengunduran diri itu hanya hoax saja: apa maksud dari petinggi Partai Nasdem membesar-besarkan rencana pengunduran diri itu? Apakah memang Hary Tanoe ingin mundur? Bila ingin mundur tetapi akhirnya tidak mundur, apa yang berhasil menahan keinginannya itu? [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya