ilustrasi, Sembako
ilustrasi, Sembako
“Hujan dan banjir di mana-maÂÂna, yang paling kita khaÂwaÂtirkan transportasi tidak lanÂcar. Ini akan pengaruh kepada inflasi nasioÂnal,†ujar Menteri KeÂuangÂan (Menkeu) Agus MarÂtowardojo di Jakarta, kemarin.
Belum lagi banjir yang terjadi di ruas-ruas tol dekat peÂnyeÂbeÂrangan laut seperti di Tol Merak. Alhasil, menurut Agus, inflasi bulan ini hingga berÂakhirnya cuaca ekstrem berada di kisaran 1 persen.
“Saya melihat kita mesti ambil kisaran di atas. Kalau kita lihat, kiÂsaran bisa di bawah, tengah dan atas, mungkin kisaran di atas bisa sampai mendekati 1 perÂsen,†imÂbuhnya.
Agus mengatakan, kondisi huÂjan sudah memberikan dampak banjir buat Jakarta. Apalagi di daeÂrah-daerah yang inÂfraÂstrukÂturnya belum terlalu baik. Untuk itu, dia mengharapkan kondisi ini dapat diantisipasi oleh peÂmeÂrinÂtah pusat dan daerah.
“Ini harus disikapi dengan koÂordinasi yang baik, agar tidak menjadi dampak ke ekoÂnomi Indonesia,†cetus Menkeu.
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima mengatakan, jika harÂÂga komoditas mengalami lonÂÂjakan akibat banjir, itu puÂkulan hebat buat masyarakat. MengÂingat, kenaikan harga koÂmoditi tersebut berbarengan deÂngan naikÂnya harga tarif dasar listrik (TDL) yang diterapkan pemerintah.
“Masyarakat tentu terpukul karena beban mereka bertamÂbah,†ujar Aria.
Politisi PDIP itu mengimbau kementerian terkait seperti KeÂmenterian Perhubungan, KeÂmenÂterian Perdagangan dan KeÂmenÂterian Pertanian untuk meÂrespons cepat ancaman kenaikan harga komoditas akibat banjir ini. KeÂlangkaan barang harus segera diatasi agar harga bisa teÂtap terÂkendali.
“Siapa yang bisa menduga daÂtangnya banjir. Yang bisa kita lakukan hanya mengantisipasi dampak dari banjir itu agar tiÂdak terjadi kenaikan harga yang paÂrah,†jelas Aria.
Penyaluran BBM Tersendat
PT Pertamina mengaku peÂnyaluran bahan bakar minyak (BBM) dari depot ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terganggu akibat banjir yang merata saat ini. Namun, masalah tersebut bisa diatasi leÂwat bekerja sama dengan pihak keamanan.
Vice President Corporate CoÂmÂÂmunication Pertamina Ali MunÂdaÂkir mengatakan, banjir memÂbuat arus lalulintas terhamÂbat. Ini juga mengakibatkan kendaraan tangki Pertamina yang akan menyalurkan BBM ke SPBU terhambat.
“Kalau kondisi seperti ini, maÂcet di mana-mana otomatis moÂbil-mobil tangki akan terÂganggu juga sehingga pengiriman BBM akan terkendala,†kata Ali.
Dia mengungkapkan, untuk mengatasi kondisi darurat seÂperti ini, Pertamina akan bekerja sama dengan pihak keamanan agar mobil tangki yang akan meÂnyaÂlurkan BBM ke SPBU diÂprioÂritaskan.
“Untuk darurat, kami akan koÂordinasi dengan pihak keÂpoÂliÂsian untuk memprioritaskan tangki BBM,†tutup Ali. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09