ilustrasi, Chevron
ilustrasi, Chevron
“Produksi minyak Chevron saÂngat besar, kalau mereka terÂganggu sedikit saja takut kita,†kata Gde Pradyana, Deputi PeÂngendalian OpeÂrasi Satuan Kerja Sementara PeÂlaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas) yang kini sudah ganti nama menjadi Satuan Kerja Khusus (SK) Migas di Jakarta, kemarin.
Menurut Gde, ketakutan ini beralasan. Sebab, beberapa kasus yang menÂdera Chevron beberapa waktu ini seperti masalah perÂburuhan dan kasus kriminalisasi sektor hulu migas, yakni bioreÂmediasi, memÂbuat produksi ChevÂron turun sangat besar.
“Ketika ada kasus misalnya bioremediasi yang memÂÂpidanaÂkan pegawai Chevron, masalah perburuhan di ChevÂron takut kita,†ucapnya.
Beberapa kasus kecil, misalnya pipa bocor atau kilang tersambar petir, produksi ChevÂron langÂsung turun. “Bahkan kasus pipa bocor produksinya turun 10.000 barel per hari, kilang disambar petir proÂduksi turun 15.000 per hari. Fluktuasi naik turunnya proÂduksi minyak di Chevron sangat tinggi. Padahal kita berÂjuang capek-caÂpek ngorek-ngoÂrekin lapangan lain sana-sini produksinya hanya 1.000 barel per hari hanya 2.000 barel per hari, sementara kita memÂbiarkan hal kecil terjadi di Chevron, tapi dampaknya turun 10.000-15.000 barel per hari,†cetus Gde.
Secara terpisah, dalam diskusi Migas, kemarin, pakar hukum adÂministrasi negara Dian Puji N Simatupang menjelaskan, sejak awal proyek bioremediasi ChevÂron dinaungi oleh Production Sharing Contract (PSC) migas yang meruÂpakan ranah perdata. Kalau terÂjadi perselisihan, seÂhaÂrusnya diÂseleÂsaikan tetap dalam ranah hukum perdata.
Ia mengutip asas hukum yang berbunyi “suatu tindakan yang muncul dari ranah hukum terÂtenÂtu, misalnya hukum adminisÂtrasi atau hukum perdata, harus diÂseÂlesaikan dengan jalur hukum yang sama. “Sehingga langkah KejakÂsaan Agung membawa kaÂsus bioÂreÂmediasi Chevron ke raÂnah piÂdana, sebenarnya berÂtenÂtaÂngan deÂngan asas huÂkum,†jeÂlasnya. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25
Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10
Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09