Berita

andi mallarangeng/rm

Politik

Andi Mallarangeng: Kalau Tidak Tahu Masa Harus Ngaku

KAMIS, 10 JANUARI 2013 | 21:26 WIB | LAPORAN:

Besok, Andi Mallarangeng akan diperiksa KPK terkait kasus korupsi Hambalang. Bekas Menpora ini tidak tinggal diam menghadapi pemeriksaan itu. Dia sudah menyiapkan banyak hal untuk melawan KPK.

Tadi sore (Kamis, 10/1), Andi muncul di Wisma Proklamasi, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat untuk menggelar konferensi pers. Dia ditemani adiknya, Rizal Mallarangeng dan dua orang kuasa hukumnya, Herry Ponto dan Ifdhal Kasim.  Ini adalah kemunculan Andi yang pertama sejak mengundurkan diri dari posisi Menpora. Sebelumnya, hanya Rizal Mallarangeng yang selalu muncul.

Dengan senyum rada hambar, Andi memulai pembicaraan soal aktivitas setelah tidak lagi jadi menteri.

"Sekarang saya bisa ngurus rumah, baca buku, mancing, dan banyak hal yang sebelumnya tidak sempat, sekarang bisa dilakukan," ujarnya.

Terkait dengan rencana pemeriksaan KPK, Andi memastikan akan datang. Dia berjanji akan berkerja secara penuh dengan KPK agar kasus Hambalang bisa diusut tuntas.

"Ini adalah proses panjang. Saya siap jalani. Saya tidak akan lari dari tanggung jawab. Karena itu proses ini akan saya hadapi, beri keterangan dan bantu KPK sehingga kasus ini bisa menjadi terang dan jelas," ucapnya lagi.

Andi merasa, yang selama ini dilakukan sudah lebih justice collaborator. Melalui tim pembelanya yang dinamai elang hitam sudah menjelaskan seluk-beluk dan gambar besar kasus hambalang. Andi menastikan, dirinya tidak akan mengaku salah. "Kalau orang tidak tahu, masa mengaku," katanya.

Usai memberikan pernyataan, Andi langsung meninggalkan ruangan koferensi pers. [dem]


Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya