Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Infrastruktur Minim Hambat Pembangunan Ekonomi Indonesia

SENIN, 07 JANUARI 2013 | 07:57 WIB

.Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai, percepatan pembangunan infrastruktur merupakan aspek terpenting untuk mendorong pertum­buhan ekonomi nasional. Se­lama ini, pertumbuhan sek­tor infrastruktur lambat diban­ding pertumbuhan ekonomi sektoral dan perkembangan dunia usaha.

“Saat ini dengan infra­struk­tur yang minim pertumbuhan kita cukup tinggi, apalagi ka­lau ditunjang dengan infra­struktur yang baik, mungkin pertumbuhan kita bisa ter­bang,” ujar Ketua Umum Ka­din Suryo Bambang Sulisto.

Menurut dia, infrastruktur merupakan satu dari lima sa­saran strategis kepengu­rusan Kadin periode 2010-2015 da­lam mendorong per­tum­buhan ekonomi meng­hadapi krisis global. Sasaran stra­tegis ter­sebut juga dila­kukan dalam pemberdayaan ekonomi dan pembangunan daerah. Ter­masuk penguatan pe­laku-pe­laku usaha di daerah.

Suryo mengatakan, pengu­saha Indonesia harus mampu berselancar dalam arus globa­lisasi dengan memanfaatkan kerja sama internasional yang tepat. Kerja sama itu me­lalui investasi yang harus di­laku­kan secara cerdas.

“Dalam arti, bekerja sama tanpa harus ke­hi­langan pe­ngen­­dalian atas kepemilikan aset-aset nasio­nal,” katanya.

Ketua Umum Organisasi Angkutan Darat (Organda) Eka Sari Lorena mengatakan, belum beraninya pemerintah menghapus atau mengurangi beban subsidi (dengan me­naik­kan harga BBM bersub­sidi), berpengaruh besar ter­hadap revitalisasi pemba­ngu­nan nasional. Misalnya, di sek­tor transportasi umum dan pembangunan infrastruktur.

“Parahnya, terobosan disin­sentif kendaraan pribadi de­ngan menaikkan uang muka banyak diakali lembaga pem­biayaan. Aturan Bank Indo­nesia per 15 Juni 2012, yakni minimal uang muka sepeda motor 25 persen dan mobil non produktif 30 persen, cu­ma sekadar di atas kertas,” kritik Eka.

Untuk itu, menurut dia, di­perlukan sinyal lebih kuat da­ri pemerintah membenahi trans­portasi umum. Apabila infra­struktur lambat terba­ngun, pemerintah harus sege­ra me­lakukan terobosan.

“Kemacetan tak boleh di­ni­lai wajar hanya karena eko­no­mi tumbuh. Kalau bisa ya ja­ngan macet. Rugi BBM, ru­gi uang, rugi tidak dapat kum­pul dengan keluarga,” ujar Eka.

Ketua Badan Pengawas Pa­sar Modal dan Lembaga Ke­uangan (Bapepam-LK) Nga­lim Sawega mengakui, pem­bangunan ekonomi Indo­nesia masih terhambat minim­nya infrastruktur. Minimnya infra­struktur juga terkait belum adanya lembaga keua­ngan yang khusus membe­rikan pembiayaan infrastruktur.

“Untuk mengatasinya, pe­me­rintah tidak bisa berjalan sendiri. Kegiatan pem­ba­ngu­nan perlu melibatkan pihak swasta,” kata Ngalim.

Dia menjelaskan, peme­rin­tah sebenarnya sudah mem­buat gagasan kerja sama me­lalui program Public Private Partnership (PPP). Sayang­nya, program tersebut belum cukup cepat mendorong pem­bangunan infrastruktur di In­donesia.

Menurut Ngalim, ber­dasar­kan catatan Bapepam LK, baru ada dua perusahaan pem­bia­yaan khusus menopang ke­giat­an pembangunan infra­struktur, yakni PT Sarana Multi Infra­struktur dan PT Indonesia Infrastruktur Finance.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya