Berita

kim jong-un/bbc

Dunia

Kim Jong-un: 2013 Tahun Kreasi dan Tantangan

SELASA, 01 JANUARI 2013 | 12:50 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, juga ikut menyampaikan pidato menyambut tahun baru 2013. Ini adalah kali pertama dalam 19 tahun terakhir seorang pemimpin Korea Utara menyampaikan pidato menyambut tahun baru Masehi.

Kim Il-sung adalah pemimpin Korea Utara yang terakhir kali menyampaikan pidato menyambut tahun baru pada 1994. Di bulan Juni tahun itu, Kim Il-sung meninggal dunia dan digantikan anaknya, Kim Jong-il.

Kim Jong-un yang berkuasa sejak pertengahan Desember 2011 lalu mengatakan bahwa negerinya harus mengembangkan perekonomian nasional. Dia juga mendorong upaya menyatukan kembali kedua Korea yang terbelah sejak era Perang Dingin. Konfrontasi, sebutnya, hanya akan membawa kedua belah pihak kepada perang.

Pidato Kim Jong-un ini disampaikan kurang dari sebulan setelah pemimpin partai konservatif Korea Selatan, Park Geun-hye, memenangkan pemilihan presiden dan menjadi presiden wanita pertama di negeri itu.

Seperti dikutip dari BBC, Kim Jong-un mengatakan bahwa tahun 2013 adalah tahun kreasi dan tantangan. Dia mengajak seluruh negeri untuk melakukan perubahan yang radikal yang dapat mengubah negara yang terisolasi itu menjadi salah satu raksasa ekonomi dan meraih standar hidup yang layak.

Pada bagian lain, walaupun dia menyerukan agar konflik antara utara dan selatan dihentikan, Kim Jong-un menegaskan bahwa kekuatan militer masih menjadi prioritas nasional mereka.

Kebijakan yang dikenal dengan nama Songun ini diinisiasi oleh Kim Jong-il sejak pertama kali berkuasa pada 1994.

"Kekuatan militer sebuah negara mewakili kekuatan nasional. Hanya ketika kekuatan militer dibangun dengan segala cara, sebuah bangsa dapat membangun dirinya menjadi bangsa yang tumbuh," ujar Kim Jong-un.

Pidato Kim Jong-un ini juga disampaikan di saat bersamaan dengan pembahasan sanksi bagi Korea Utara di Dewan Keamanan PBB menyusul peluncuran roket jarak jauh Korea Utara baru-baru ini.

Di bawah kepemimpinan Kim Jong-un, Korea Utara telah dua kali meluncurkan roket jarak jauh. Peluncuran pertama di bulan April dinyatakan gagal, sementara peluncuran kedua pertengahan Desember lalu diyakini berhasil menempatkan satelit Korea Utara di orbit bumi. [guh]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya