Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

EKONOMY OUTLOOK

2013, Postur Ekonomi Nasional Masih Timpang

MINGGU, 30 DESEMBER 2012 | 13:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Secara keseluruhan tidak ada perbedaan signifikan antara postur perekonomian nasional di tahun 2013 nanti dengan tahun-tahun sebelumnya. Ketimpangan masih menjadi salah satu ciri utama postur ekonomi yang disusun pemerintahan SBY itu.

Demikian disampaikan ekonom Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Dahnil Anzhar Simanjuntak, dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online (Minggu siang, 30/12). Catatan kritis Dahnil terhadap postur perekonomian nasional telah disampaikannya dalam "Catatan Akhir Tahun" yang digelar PP Pemuda Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, tadi malam (Minggu, 29/12).

"Pertumbuhan ekonomi masih parsial dan ketimpangan antara pusat dan daerah masih tampak menonjol. Pulau Jawa masih menjadi pusat pertumbuhan utama. Begitu juga dengan ketimpangan sektoral," ujarnya.

Dia juga mengatakan kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6,2 persen sesungguhnya masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari relasi antarsektor yang tidak seimbang.

Sektor manufaktur menyumbang 24,3 persen pertumbuhan nasional, namun hanya mampu menyerap tenaga kerja sebesar 13,3 persen. Di sisi lain sektor pertanian yang memiliki kontribusi 14,7 persen justru menyerap tenaga kerja sebesar 35,9 persen.

"Ini memperlihatkan bahwa investasi yang masuk dan mendorong pertumbuhan tidak maksimal menyerap tenaga kerja di Indonesia selama 2012. Kemungkinan 2013 bisa lebih buruk karena investor pasti bersikap wait and see menjelang hajatan politik 2014," ujar Dahnil yang juga Ketua bidang Buruh Tani dan Nelayan PP Pemuda Muhammadiyah.

Dahnil juga memberikan catatan penting pada persoalan perburuhan yang dipicu oleh kebijakan pengupahan yang menurutnya dilatari motif pencitraan politik agar kepala daerah terlihat pro rakyat.

"Kenaikan UMR rata-rata di atas 55 persen di banyak provinsi menjadi ancaman baru bagi iklim usaha di Indonesia, mengingat sebagian besar industri kita adalah industri kecil menengah dengan deretan tekanan high cost of economy di sana-sini," katanya lagi.

Belum lagi, sambung Dahnil, kebijakan pengupahan itu tidak diikuti dengan evaluasi produktivitas. Dia mengingatkan bahwa produktivitas pekerja industri di Indonesia berada pada posisi kedua dari bawah setelah Vietnam. Indonesia mengantongi skor 1,4 sedangkan Vietnam 0,78. Indeks ini terlihat begitu timpang manakala dibandingkan dengan Republik Rakyat China yang memiliki indeks 8.

Ketimpangan-ketimpangan seperti ini akan melahirkan persoalan tersendiri pada 2013 nanti. Dan tekanan ekonomi yang tidak dapat dikelola dengan baik bukan tidak mungkin akan menciptakan gesekan politik yang begitu intens. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya