Berita

ilustrasi, petani

Bisnis

Kebijakan Impor Pangan Bikin Petani Jadi Pemalas

Ketersediaan Pangan Untuk Tahun Depan Masih Defisit
MINGGU, 30 DESEMBER 2012 | 07:58 WIB

.Kementerian Pertanian (Kementan) mengaku masih terjadi defisit ketersediaan pangan tahun depan. Untuk itu, impor pangan akan dilanjutkan.

“Defisit masih terjadi pada sek­tor tanaman pangan, horti­kul­tura dan peternakan. Semen­tara terjadi surplus di sektor per­ke­bunan dan pertanian,” kata Men­teri Pertanian (Mentan) Sus­wono di Jakarta, Jumat (28/12).

Menteri asal Partai Keadilan Sejah­tera (PKS) itu menyatakan, sektor pertanian memberikan kon­tribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2012 sebesar 15,14 persen. Kon­tribusi itu berasal dari sektor per­tanian, peternakan dan perikanan.

Data Kementan menunjukkan, padi tetap menjadi tanaman fa­vorit petani Indonesia. Tahun ini, produksi padi mencapai 40,105 juta ton sementara kon­sumsi ha­nya 34,371 juta ton. Ter­kait impor beras, Kemen­tan beralasan impor dipengaruhi stok pangan yang ada di Perum Bulog.

Pada 2012, penyerapan pangan oleh Bulog lebih baik dari tahun sebelumnya. Saat ini Bulog me­mi­liki stok beras  1,3 juta ton dan akan mengimpor 700 ribu ton beras un­tuk mencukupi kuota 2 juta ton.

Mengenai kedelai, saat ini In­donesia memiliki 700 ribu hektar lahan kedelai. Namun, produksi kedelai mengalami penurunan ka­rena harga jual kedelai rendah. Di 2012, total produksi kedelai ha­nya 783 ribu ton, sedangkan konsumsi kedelai 2,283 juta ton. Defisit 1,499 juta ton kedelai di­penuhi lewat impor.

Penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian juga mengalami penurunan dari 39,330 juta orang pada 2011 menjadi 38,88 juta orang pada 2012. Hal ini ber­kait­an dengan adanya kon­ven­si lahan dan rendahnya minat ma­syarakat untuk bertani.

Di sektor peternakan, pada De­sember 2012 terdapat pasokan daging sapi 50.874 ton, semen­tara angka konsumsi hanya 39.045 ton. Dengan surplus da­ging sapi  11.834 ton ini, ke depan besaran impor daging sapi mak­simal 10 persen dari total kebutuhan.

Suswono mengatakan, target pro­duksi padi pada 2013 sebesar 72,6 juta ton. Itupun sangat ter­gantung pada konvensi lahan dan perubahan iklim. Dibanding 2012, ditargetkan ada peningka­tan produksi padi 4,5 persen.

 â€œSaat ini harga padi di Indo­nesia tertinggi di ASEAN, petani bisa mendapatkan 24 juta rupiah dari 1 hektar lahan padi,” papar Suswono.

Menurut dia, produksi kedelai ditargetkan berkisar 1,5 juta ton pada tahun 2013. Padahal pro­duk­­si kedelai tahun ini hanya 783 ribu ton. Selain itu, luas area la­han kedelai akan ditambah dan diberi subsidi benih dari Ke­mentan.

Untuk itu, Kementan menar­get­kan terjadi peningkatan in­vestasi sektor pertanian. Target­nya, peningkatan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) 20 persen dan Penanaman Modal Asing (PMA) 10 persen.

Sementara untuk menunjang investasi tersebut, Suswono me­ngaku pihaknya sudah membe­rikan usulan moratium kepada Presiden mengenai alih fungsi lahan. Pada 2013, akan ada per­baikan irigasi untuk pertanian dengan anggaran Rp 21 triliun. Anggaran tersebut berasal dari Kementan Rp 3 triliun dan sele­bihnya berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Pada 2013, akan dilakukan im­por daging sapi 80 ribu ton, yang terdiri 60 persen daging sapi ba­kalan dan 40 persen daging beku. Impor daging sapi dilaku­kan un­tuk menjaga stabilitas harga.  

Ketua Hubungan Antar Lem­baga Dewan Kedelai Nasional Muchlisin menyayangkan lang­kah pemerintah yang masih membuka keran impor pangan de­ngan alasan produksi nasional masih belum bisa memenuhi permintaan dalam negeri.

“Kebijakan impor akan mem­buat petani malas meningkatkan produksinya. Karena itu, target peningkatan produksi sulit di­capai dan kita akan terus impor,” kata Muchlisin kepada Rakyat Merde­ka, kemarin.

Menurut Muchlisin, yang ha­rus dila­kukan pemerintah adalah mem­berikan subsidi dan adanya keber­pihakan untuk mening­kat­kan pro­duksi pangan dalam ne­geri. Saat ini Indonesia sudah ke­tergantungan terhadap pangan impor dan itu sangat meng­kha­watirkan.

Untuk diketahui, defisit pangan Indonesia tahun lalu mencapai 9,24 miliar dolar AS atau men­dekati Rp 90 triliun. Pada 2011, vo­lume impor beras, jagung, gan­dum, kedelai, gula, susu dan da­ging mencapai 17,6 juta ton se­nilai 9,4 miliar dolar AS. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya