Berita

Syarief Hasan

Syarief Hasan: Mahasiswa Harus Jadi Pahlawan Koperasi Sejahterakan Masyarakat

KAMIS, 27 DESEMBER 2012 | 16:23 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Paradigma mahasiswa setelah lulus kuliah ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS) harus dirubah. Mahasiswa mesti diajak menjadi pahlawan koperasi yang dapat mensejahterakan masyarakat luas.

Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan saat orasi di hadapan mahasiswa Kampus Pinang Masak, Universitas Jambi, Mendalo, Provinsi Jambi, kemarin.

Menurut Menkop, saat ini masih banyak mahasiswa yang berpandangan menjadi PNS itu dapat menjamin kesejahteraan hidup. Padahal, katanya, jika mahasiswa mau menjadi pengusaha dan mengembangkan koperasi, hidup mereka akan lebih terjamin.


“Saya mengajak mahasiswa untuk menjadi pahlawan koperasi dengan cara masuk ke dalam koperasi, mengembangkan koperasi, dan ikut mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Menkop, dengan masuknya mahasiswa ke dalam koperasi, maka secara tidak langsung akan mendukung laju pertumbuhan ekonomi. “Banyak program yang digelontorkan pemerintah yang dapat dimanfaatkan. Untuk itu saya mengajak mahasiswa agar mengembangkan koperasi. Buatlah bisnis yang sederhana,” katanya.

Acara yang juga dihadiri Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, Rektor Universitas Jambi Aulia Tasman serta civitas akademika Universitas Jambi mengangkat tema "Peran Sawit Dalam meningkatkan Kesejahteraan Rakyat" diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Program Magister Manajemen Universitas Jambi.

Lebih lanjut, Menkop mengatakan, tumbuhnya dunia usaha di daerah akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dampak laju pertumbuhan ekonomi diyakini mampu menekan angka pengangguran.

Hal itu dapat dilihat dari laju pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2012 mencapai 6,4 persen. “Jambi menyumbang pertumbuhan ekonomi sebesar 7,2 persen,” tutur Menkop.

Menurut dia, mahasiswa harus bangga dengan pencapaian tersebut. Apalagi, pandangan ekonom dunia saat ini cenderung positif kepada Indonesia. Iklim investasi menggeliat karena Indonesia dianggap Negara potensial untuk usaha.

“Pandangan ekonom dunia, investasi global yang direkomendasikan ada tiga negara, yaitu Cina, Indonesia dan India. Kita harus banggga, karena Indonesia termasuk negara dengan pertumbuhan ekonomi baik,” katanya.

Oleh karena itu, mahasiswa selaku generasi muda bangsa disarankan untuk berlomba-lomba membuka usaha karena peluang untuk itu telah tersedia. Pemerintah telah membuat banyak program untuk pengembangan kewirausahaan, di antaranya kredit usaha rakyat (KUR), program dana bergulir, pembinaan kewirausahaan dan banyak lagi.

Ia yakin mahasiswa Jambi akan mampu bersaing dengan generasi muda lainnya dan bahkan mampu menjadi calon pemimpin bangsa karena saat ini pemerintah provinsi tengah menggalakan peningkatan sumber daya manusia melalui program S2 dan doktoral.

Sebelumnya, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus mengatakan, upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah terus digalakkan.

Hasilnya cukup dirasakan saat ini. Pertumbuhan ekonomi Jambi mencapai 7 persen lebih, bahkan di tahun sebelumnya, laju pertumbuhan ekonomi Jambi pernah mencapai angka 8 persen lebih.

Hasil ini, tidak lepas dari pengembangan program kewirausahaan di Provinsi Jambi. “Pemerintah daerah juga tengah mengupayakan agar Jambi memiliki dermaga internasional sebagai sarana untuk menunjang kegiatan perekonomian lokal,” tukasnya.[dzk]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya