Berita

rmol

Demi Pelestarian Penyu, Hakam Maburi Rela Gowes dari Malang Sampai Kinabalu

RABU, 26 DESEMBER 2012 | 20:27 WIB | LAPORAN:

Dengan hanya bermodalkan uang satu juta rupiah, Hakam Maburi, asal Kota Malang, Jawa Timur rela bergowes ria menggunakan sepeda menempuh perjalanan Malang, Surabaya, Makasar, Banti Muru Maros, Pare-Pare, Toraja, Polewali, Mamuju, Palu, Nunukan, hingga tiba di Kota Kinabalu, Sabah Malyasia demi mengkampanyekan penyelamatan Spesies Penyu (Save Turtle) yang ada di Dunia.

Hal itu diungkapkan Konsulat Muda bidang Sosbud KJRI di Kota Kinabalu, Duana Sirait kepada Rakyat Merdeka Online usai menerima kedatangan Hakam Maburi di kantornya, Rabu, (26/12).

"Hakam tiba di Kota Kinabalu setelah menempuh perjalanan selama hampir satu bulan dari kota kelahirannya menuju Sabah, Malaysia dan akan melanjutkan perjalanannya esok subuh menuju Brunei," jelas Duana Sirait.


Dijelaskannya pula, pria kelahiran 12 Juli 1992 ini bersepeda seorang diri dari Malang menuju Sabah setelah melalui Kalabakan, Sapulut, Nabawan setelah melalui Tarakan, Kalimantan Timur  yang ditempuh dengan penuh semangat untuk dapat berjumpa dengan para pihak yang berkompeten untuk menjawab dan bertindak menyelamatkan spesies penyu yang sekarang sudah cukup langka ini.

"Perjalanan selama ini untungnya tidak seseram yang diinfokan oleh teman-teman, dan saya memakai Google Maps untuk menunjukan arah untuk menuju Brunei, semenanjung Malaysia hingga pulau Sumatera sejauh kurang lebih 5.582 kilometer," ungkap Hakam yang menggunakan wifi dan GPS dalam perjalananya dan menyiapkan bekal untuk bermalam di Hutan.

Setidaknya, jelas Hakam, dia sudah berbuat dan rela bersepeda seorang diri demi pelestarian species penyu serta berharap usahanya ini suatu saat akan membuahkan kesadaran untuk menyelamatkan spesies ini kendati respon yang diberikan pemerintah daerah yang dilaluinya kurang sesuai dari yang diharapkan. [arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya