Berita

Direktorat Jenderal Pa­jak

Bisnis

Panja DPR Pelototi Kinerja Ditjen Pajak

Penerimaan Pajak Diperkirakan Cuma 95% Dari Target
MINGGU, 23 DESEMBER 2012 | 07:56 WIB

Pemerintah gagal mencapai target penerimaan pajak di akhir tahun. Tahun ini, penerimaan pajak maksimal cuma diperkirakan 95 persen dari target penerimaan pajak dalam APBN Perubahan 2012 sebesar Rp 885 triliun.

Anggota Komisi XI DPR Ach­sanul Qosasi mengatakan, pihak­nya akan terus mengawasi kinerja Direktorat Jenderal (Dit­jen) Pa­jak, khususnya dari segi peneri­maan pajak. Menurut dia, tahun depan Pa­nitia Kerja (Panja) Pene­rimaan Pa­jak akan meman­tau le­bih intensif sisi penerimaan pajak Indonesia.

“Panja akan menyoroti bagai­mana penerimaan pajak kita su­paya tidak selalu turun,” ucapnya.

Politisi Partai Demokrat ini juga mengimbau Ditjen Pajak memperbaiki kinerjanya guna mengembalikan kepercayaan pengusaha dan masyarakat. Ia meyakini, jika kepercayaan mem­bayar membaik, maka pene­rimaan bersih negara diperkira­kan mencapai Rp 1.500 triliun.

“Itu artinya APBN kita tidak perlu defisit. Kita tidak perlu menutup defisit dari utang luar negeri,” tandasnya.

Pengamat ekonomi Hendri Sa­parini mengatakan, kegagalan pe­merintah menariki pajak me­ru­pakan dampak dari keke­ce­waan pengusaha dan masya­rakat yang masih menilai buruk­nya kinerja Ditjen Pajak. Hal tersebut sudah sejak lama terjadi, sayangnya belum ada pembe­nahan yang signifikan.

“Ini yang menyebabkan ter­gang­gunya kinerja pemerintah dalam mencapai target pene­ri­maan pajak. Pemerintah harus me­lakukan pembenahan secara konsisten sehingga pengusaha atau masyarakat bisa percaya bahwa Ditjen Pajak sudah bersih dan berjalan baik,” kata Hendri.

Menurut dia, jika situasi seperti ini dibiarkan, akan menyebabkan terseok-seoknya target pene­ri­maan pajak di beberapa tahun ter­akhir. Jadi tidak menutup ke­mungkinan pembangunan infra­struktur dan pertumbuhan ekono­mi di masa depan akan terganggu.    Jika penerimaan negara dari sektor pajak terus tidak mencapai target, bagaimana mungkin In­donesia akan mengalami pem­bangunan yang konkrit.

Hendri menjelaskan, selama ini pengelolaan dan pembangunan ne­gara baru ditopang oleh 520.000 perusahaan dan 25 juta orang pribadi. Selebihnya adalah free rider yang menikmati hidup di negeri ini, tapi tidak mau mem­bayar pajak. Belum lagi pe­ngu­saha besar yang enggan mem­bayar pajak dengan berbagai alas­an yang berpotensi mem­baha­yakan keuangan negara.

“Adanya tuduhan bahwa di Ditjen Pajak itu banyak korupsi perlu direspons dengan langkah konkret, bukan mengeluarkan ancaman. Kalau tidak bisa, bakal jadi bumerang bagi pemerintah. Makanya, mem­bangun keper­ca­yaan pengusaha dan masyarakat untuk membayar pajak merupa­kan kunci utama dari keberha­silan pemerintah menarik pajak,” ujar Hendri.

Dirjen Pajak Fuad Rahmany memperkirakan, realisasi pene­rimaan pajak selama 2012 mak­simal cuma 95 persen dari target penerimaan pajak dalam APBN Perubahan 2012. Ia mengatakan, perkiraan realisasi penerimaan pajak tersebut lebih rendah dari realisasi penerimaan pajak tahun 2011 yang mencapai 97 persen dari target APBN 2011. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya