Berita

pelabuhan Nador west Med/ist

Dunia

Jangkau Perdagangan Maritim Internasional, Maroko Bangun Pelabuhan Strategis

SABTU, 08 DESEMBER 2012 | 14:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Raja Muhammad VI memimpin langsung penandatanganan empat kesepakatan yang berkaitan dengan pembangunan, pembiayaan, dan manajemen proyek pembangunan pelabuhan Nador Med Barat, Maroko, pada selasa (4/12).

Menteri Peralatan dan Transportasi, Aziz Rebbah, yang menjadi presentator dalam acara tersebut, mengatakan bahwa proyek Nador West Med ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai mitra ekonomi nasional dan internasional dalam hal jasa pelabuhan. Selain itu pelabuhan ini juga dapat meningkatkan keunggulan Maroko dalam menjelajahi pangsa pasar dalam perdagangan maritim internasional karena letaknya yang strategis bisa menjangkau Laut Tengah, Eropa, Timur Tengah, dan Asia,

Dengan demikian, lanjut Rebbah, pelabuhan ini diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah dan membuat kunci platform logistik utama Maroko di wilayah ini.


Dikutip dari kantor berita Maroko MAP (Selasa, 4/12), setidaknya ada enam komponen pelabuhan yang telah didefinisikan Rebbah dalam strategi ini, yaitu kutub Timur (menghadap Eropa dan Mediterania), kutub utara-barat (menuju selat Gibraltar), yang kutub Kenitra-Casablanca, kutub Doukkala (pusat berat industri), kutub Souss-Tensift, dan kutub dari pelabuhan selatan.

Khusus untuk komponen utama dari kutub Timur akan dibangun di atas lahan seluas 850 ha dan diharapkan untuk melayani sebagai platform penyimpanan yang besar dari produk minyak bumi untuk memasok tidak hanya Maroko tetapi juga negara-negara di Eropa dan sekitar Mideterania.

Acara ini dihadiri oleh kepala pemerintahan, penasehat HM Raja, anggota pemerintah, perwakilan dewan lokal, pejabat sipil dan  pejabat militer.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya