Berita

am fatwa/ist

Politik

KONGKALIKONG ANGGARAN

AM Fatwa Tunjuk Hidung Presiden yang Tidak Tegas Stop Bola Liar

RABU, 28 NOVEMBER 2012 | 14:37 WIB | LAPORAN:

Sangat disayangkan. Presiden SBY tidak berperan aktif dalam pemberantasan korupsi. Hal itu yang mengakibatkan dua anak buahnya di kabinet, Dahlan Iskan dan Dipo Alam, bikin heboh dengan laporan kongkalikong uang negara antara eksekutif dan legislatif.

Menurut Ketua Badan Kehormatan DPD, AM Fatwa, seharusnya presiden bisa mengambil alih penyelesaian masalah sebelum akhirnya menjadi konsumsi publik.

"Kenapa Presiden tidak mengelola situasi ini. Presiden pasti sudah tahu gejala ini," kata AM Fatwa dalam dialog kenegaraan "Kongkalingkong Menteri dan Anggota Dewan" di DPD RI, Senayan, Jakarta (Rabu, 28/11).


Seharusnya lagi, SBY bisa mengambil alih persoalan tanpa harus mempertontonkannya kepada publik luas.

"Ada pengakuan Dipo Alam kalau dia sudah lapor ke presiden. Kenapa presiden tidak ambil alih persoalnnya? Tidak usah diberi umpan pada pers. Jangan dengan sengaja dipertontonkan," lanjutnya.

AM Fatwa juga menuding, kebocoran APBN lebih banyak terjadi di eksekutif daripada di legislatif. Kalau presiden ingin jadi yang terdepan dalam pemberantasan korupsi, harus lebih dulu dilakukan pembuktian.

"Jadi yang punya tanggung jawab untuk memberantas kongkalikong itu ya di atas. Tidak perlu masalah ini jadi bola liar," tegasnya

"Sekarang ini Pak Dahlan Iskan pasti terganggu pekerjaannya karena harus mengontrol bola liar ini. Tapi dia kan punya atasan, yaitu presiden. Presiden harus cepat saja bertindak menyetop bola liar ini," tandasnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya