Berita

Syarief Hasan

Di Markas PBB, Menkop dan UKM Beberkan 10 Strategi Koperasi di Indonesia

SENIN, 26 NOVEMBER 2012 | 14:24 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Dalam diskusi panel bertajuk Cooperative on the Ground menyampaikan Report from National Committee, di acara clossing ceremony IYC 2012 di markas PBB New York, Amerika Serikat, Senin (19/11), Menkop  dan UKM Syarief Hasan, memaparkan strategi kemennteriannya sehingga Koperasi di Indonesia terus berkembang dan maju.

“Ada  10 aktivitas penting dan strategis sehingga Indonesia dipercaya sebagai salah satu pembicara untuk sharing tentang keberhasilan gerakan Koperasi terkait Tahun Internasional Koperasi 2012,” kata Menkop di ruang tunggu VIP Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Sabtu (24/11).

Pertama, meluncurkan program Gerakan Masyarakat Koperasi di(Gemaskop). Kedua, peluncuran logo gerakan koperasi yang baru.


“Maknanya, ada spirit baru yang diharapkan bisa merubah paradigma koperasi. Jadi, selain partisipatif dan benefit bagi para anggotanya, koperasi harus dikelola profesional berbasis teknologi,” tambah Menkop UKM.

Lalu, ketiga, pelaksanaan revitalisasi koperasi sesuai arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Keempat, penyelenggaraan konferensi internasional tentang Micro Finance di Yogyakarta.

Kelima, kami terangkan Cooperative Entrepreneur. Jadi, entrepreneur tak hanya di bisnis, tapi juga di koperasi.
 
Lanjut Menkop, keenam memfokuskan gerakan koperasi kepada generasi muda dan mahasiswa sehingga semangat gerakan koperasi lebih meningkat kesadarannya. Sambil terus menggalakkan Koperasi Wanita (Kopwan), yang selain banyak menunjukkan prestasi juga memiliki nilai NFL yang sangat rendah.

Ketujuh, program pendampingan koperasi secara konsisten dari hulu hingga hilir. Jadi, didampingi sejak koperasi mengakses perbankan, pendampingan saat proses produksi, hingga pendampingan saat pemasaran.

Kedelapan, kerja sama secara sinergi dengan sejumlah Kementerian untuk menggiatkan ekonomi rakyat melalui koperasi.

Kesembilan, menggelar sejumlah training atau pelatihan bagi koperasi pemuda.

“Dan ke-10 adalah, menerbitkan revisi terhadap UU Koperasi No 25/1992 menjadi UU No 17/2012 tentang Perkoperasian. Melalui revisi ini, kami berharap Koperasi dapat lebih berkembang di Indonesia.” [dzk]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya