Berita

Syarief Hasan

Di Markas PBB, Menkop dan UKM Ajak Dunia Terus Berdayakan Koperasi

Tekan Kemiskinan & Pengangguran
SENIN, 26 NOVEMBER 2012 | 13:56 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Secara nyata, koperasi terbukti mengurangi jumlah pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para anggotanya.

Untuk itu, saya atas nama pemerintah Indonesia, lewat Kementerian Koperasi dan UKM, mengajak seluruh negara di dunia untuk terus menggerakkan pemberdayaan koperasi di negara masing–masing dalam rangka mengurangi kemiskinan dan pengannguran.

Demikian disampaikan Menkop dan UKM Syarief Hasan, dalam keterangan pers di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (24/11) usai menghadiri acara clossing ceremony IYC 2012 di markas PBB New York, Amerika Serikat.


“Hal tersebut, saya ungkap saat saya sebagai pembicara pertama di diskusi panel bertajuk Cooperative on the Ground menyampaikan Report from National Committee, di acara clossing ceremony IYC 2012 di markas PBB New York, Amerika Serikat, Senin (19/11),” katanya.

Dalam acara itu, dirinya tidak sendiriaan, pembicara lainnya berasal dari Republik Malta, Republik Panama, dan Republik Trinidad & Tobago.

Menurut Menkop, sebagaimana diketahui bersama, 2012 telah ditetapkan PBB sebagai Tahun Internasional Koperasi atau International Years Cooperatif (IYC), karenanya seluruh negara yang memiliki perwakilan di PBB diwajibkan hadir dalam acara tersebut.

Sebagai penanggungjawab National Comitte IYC 2012 di Indonesia, Menkop dan UKM menyampaikan perkembangan koperasi di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut,  kata Menkop, pemerintah Indonesia mengakui koperasi dan UKM sebagai pelaku usaha yang memberikan kontribusi terhadap penurunan jumlah pengangguran dan penurunan tingkat kemiskinan.

Menkop juga menegaskan, pencanangan IYC 2012 oleh PBB telah memberi dampak bagi pertumbuhan koperasi simpan pinjam ditandai dengan jumlah koperasi di Indonesia mengalami peningkatan cukup bagus, saat ini terdapat 192.443 unit koperasi, di mana 7.831 di antaranya adalah koperasi simpan pinjam. Jumlah angota koperasinya telah mencapai lebih dari 33,6 juta orang.

“Mereka kaget melihat perkembangan koperasi kita,” ungkap Menkop UKM.

Dalam kesempatan itu, Menkop UKM didampingi Deputi I Bidang Kelembagaan Koperasi & UKM Drs Setyo Heriyanto MM dan staf ahli bidang Hubungan Internasional Hasan Jauhari. [dzk]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya