Secara nyata, koperasi terbukti mengurangi jumlah pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para anggotanya.
Untuk itu, saya atas nama pemerintah Indonesia, lewat Kementerian Koperasi dan UKM, mengajak seluruh negara di dunia untuk terus menggerakkan pemberdayaan koperasi di negara masing–masing dalam rangka mengurangi kemiskinan dan pengannguran.
Demikian disampaikan Menkop dan UKM Syarief Hasan, dalam keterangan pers di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (24/11) usai menghadiri acara clossing ceremony IYC 2012 di markas PBB New York, Amerika Serikat.
“Hal tersebut, saya ungkap saat saya sebagai pembicara pertama di diskusi panel bertajuk Cooperative on the Ground menyampaikan Report from National Committee, di acara clossing ceremony IYC 2012 di markas PBB New York, Amerika Serikat, Senin (19/11),†katanya.
Dalam acara itu, dirinya tidak sendiriaan, pembicara lainnya berasal dari Republik Malta, Republik Panama, dan Republik Trinidad & Tobago.
Menurut Menkop, sebagaimana diketahui bersama, 2012 telah ditetapkan PBB sebagai Tahun Internasional Koperasi atau International Years Cooperatif (IYC), karenanya seluruh negara yang memiliki perwakilan di PBB diwajibkan hadir dalam acara tersebut.
Sebagai penanggungjawab National Comitte IYC 2012 di Indonesia, Menkop dan UKM menyampaikan perkembangan koperasi di Indonesia.
Dalam diskusi tersebut, kata Menkop, pemerintah Indonesia mengakui koperasi dan UKM sebagai pelaku usaha yang memberikan kontribusi terhadap penurunan jumlah pengangguran dan penurunan tingkat kemiskinan.
Menkop juga menegaskan, pencanangan IYC 2012 oleh PBB telah memberi dampak bagi pertumbuhan koperasi simpan pinjam ditandai dengan jumlah koperasi di Indonesia mengalami peningkatan cukup bagus, saat ini terdapat 192.443 unit koperasi, di mana 7.831 di antaranya adalah koperasi simpan pinjam. Jumlah angota koperasinya telah mencapai lebih dari 33,6 juta orang.
“Mereka kaget melihat perkembangan koperasi kita,†ungkap Menkop UKM.
Dalam kesempatan itu, Menkop UKM didampingi Deputi I Bidang Kelembagaan Koperasi & UKM Drs Setyo Heriyanto MM dan staf ahli bidang Hubungan Internasional Hasan Jauhari.
[dzk]