Berita

bendera israel/ist

Dunia

Inilah Motif Serangan Israel ke Jalur Gaza

MINGGU, 18 NOVEMBER 2012 | 11:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Serangkaian serangan yang diluncurkan Israel ke Jalur Gaza diduga merupakan manuver politik Partai Likud pimpinan Perdana Menteri Israel untuk memenangkan pemilu yang akan digelar pada 22 Januari 2013 nanti.

Dugaan ini semakin kuat karena perang melawan Palestina di Jalur Gaza kerap terjadi jelang pemilu Israel dimulai. Pada konflik 2008-2009 misalnya, Israel melakukan serangan mendadakh hanya 6 minggu sebelum pemilu berlangsung. Dan hasil pemilu pada saat itu menempatkan Benjamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri Israel.

Bagi pengamat konflik Jalur Gaza, Mukhaimer Abu Saada, operasi Gaza terkini ini adalah rangkulan kesuksesan Netanyahu dalam mendulang dukungan pada pemilu Januari nanti.


"Netanyahu dasarnya ingin menang lagi dalam Pemilu nanti, dan kini dia punya tiket emas di tangannya," katanya seperti dilansir AP (Minggu, 18/11).

Sebuah survei oleh firma riset Smith untuk harian Jerusalem Post, mengindikasikan jika Pemilu dilaksanakan kini, Netanyahu dengan Partai Likud dan Lieberman dari Partai Yisrael Beitenu akan memenangkan 37 kursi dari total 120 kursi parlemen.

Selain itu ada beberapa motif lain dibalik serangan Israel seperti percobaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk melihat reaksi Amerika setelah Barack Obama terpilih untuk kedua kalinya. Apakah Obama akan konsisten membela Israel atau justru mereposisi hubungan Amerika dengan Palestina?.

Serangan ke Gaza juga dianggap sebagai upaya Israel memancing reaksi Iran yang merupakan kekuatan besar di balik Hamas dan merupakan musuh terbesar Israel.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya