Berita

Edy Ramli Sitanggang: Angie Tak Bereaksi Disebut Nazar Terima Uang

KAMIS, 08 NOVEMBER 2012 | 13:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Terdakwa kasus korupsi pengurusan anggaran Kemendiknas dan Kemenpora Angelina Sondakh hanya terdiam ketika M. Nazaruddin menyebut namanya bersama Mirwan Amir dan Mahyudin dan Angelina menerima uang dalam pengurusan proyek Wisma Atlet.

"Selama saya di dalam ruangan, tidak ada bantahan dari Angie dari pernyataan Nazar," ujar anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Edi Ramli Sitanggang saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/11).

"Benny K Harman (Ketua TPF) menanyakan pada Nazar, apakah Nazar terlibat? Nazar menjawab tidak terlibat. Spontan dia (Nazar) berdiri dan menjalaskan dia tidak terlibat. Tapi Nazar mengaku ada teman-temanya yang menerima," tambah Edy.

Edy menjelaskan soal pertemuan di lantai 9 ruang Fraksi Partai Demokrat (FPD) beberapa waktu lalu, yang bertujuan mengklarifikasi keterlibatan Nazaruddin dalam kasus wisma atlet sebagaimana yang tersebar di media pasca tertangkapnya Mindo Rosalina Manulang dan El Idris. Nazaruddin membantah terlibat dan menuding Angie, Mirwan, dan Mahyuddin yang menerima uang. Ketiga orang yang disebut Nazar itu tidak bereaksi.

Edy menjelaskan pertemuan itu dihadiri oleh belasan orang, di antaranya Ketua Fraksi PD saat itu Jafar Hafsah, Ketua Komisi III DPR saat itu Benny K Harman, Mahyudin, Didi Irawadi, Mirwan Amir, Max Copapua, M. Nasir,M. Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan dirinya sendiri.


"Itu (rencana pembentukan TPF) terkait oleh Komisi X dan Komisi III. Lalu saya dipanggil tiba-tiba untuk membentuk TPF sekaligus sudah ada Angie. Tetapi enggak jadi (TPF dibentuk) yang tujuannya untuk melakukan klarifikasi penelusuran kasus yang berkembang. Karena sudah ditangani BK DPR," ujarnya.

Edy mengakui, dia hanya mengikuti pertemuan itu sekitar 30 menit. "Saya ingat, saya sempat bertemu Ibu Angie di lift. Ketika itu saya bertanya kepada Ibu, apa benar kata Nazaruddin. Ibu menjawab itu tidak ada, tidak menerima uang," pungkasnya. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya