Berita

mahfud md

Mahfud MD: Kunci Utama Merajut Indonesia Baru adalah Penegakan Hukum

KAMIS, 08 NOVEMBER 2012 | 12:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kunci utama dalam merajut Indonesia baru adalah penegakan hukum. Pasalnya, tidak tegaknya hukum inilah yang membuat Presiden Soeharto tumbang. Padahal, pada masa Orde Baru, Indonesia mengalami kemajuan di bidang ekonomi.

Demikian disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dalam seminar bertajuk "Merajut Indonesia Baru" yang diadakan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA-UII) di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta (Kamis, 8/11).

Mahfud mengatakan tujuan reformasi hukum dan konstitusi itu sebenarnya untuk menciptakan kesejahteraan rakyat, sesuai dengan sila ke-5 Pancasila. Makanya, reformasi secara besar-besaran dilakukan dan bahkan konstitusi diamandemen. Untuk itu, Mahfud kembali menekankan arti pentingnya penegakan hukum bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

"Boleh punya gagasan ekonomi yang bagus, tapi kalau hukum tidak tegak, maka akan ambruk. Maka itu perlu penegakan hukum yang mengawal program ekonomi itu," lanjut Mahfud, yang juga Gurubesar UII ini.

Namun sayangnya, sesudah melakukan langkah reformasi hukum itu, ternyata negara ini tidak kunjung baik jika dilihat kondisi sekilas saat ini. Ini karena, lanjut Mahfud, saat ini korupsi sudah sangat  jelas ada di depan mata dan kita tidak berdaya melawannya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya