Berita

presiden sukarno

Rachmawati Soekarnoputri: Gelar Pahlawan Nasional untuk Bung Karno Belum Sempurna

RABU, 07 NOVEMBER 2012 | 09:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemberian gelar pahlawan nasional untuk Bung Karno bukan hal yang luar biasa karena tidak diikuti dengan upaya merehabilitasi nama baik Bung Karno yang ditumbangkan dalam kudeta merangkak yang berawal dari peristiwa Oktober 1965 hingga puncaknya pada Sidang Istimewa MPRS 1967.

"Tidak ada bedanya dengan Soeharto yang mengangkat Bung Karno sebagai proklamator," ujar Ketua Dewan Pendiri Yayasan Pendidikan Sukarno, Rachmawati Soekarnoputri.

Rachmawati akan mewakili keluarga Bung Karno menerima gelar pahlawan nasional yang diberikan di Istana Negara siang nanti (Rabu, 7/11). Selain Bung Karno, Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang diketuai Menko Polhukam Djoko Suyanto juga memberikan gelar pahlawan nasional kepada mantan Wakil Presiden dan Perdana Menteri Mohammad Hatta.

Menurut Rachmawati yang juga putri Bung Karno, pemberian gelar pahlawan nasional itu tidak sempurna sebelum TAP MPRS XXXIII/MPRS/1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintah Negara dari Presiden Sukarno dibatalkan.

Dalam Tap MPRS XXXIII itu antara lain disebutkan bahwa keseluruhan Pidato Presiden/Mandataris MPRS yang disampaikan kepada MPRS pada tanggal 22 Juni 1966 yang berjudul "Nawaksara" dan Surat Presiden Mandataris MPRS tertanggal 10 Januari No. 01/Pers/1967 tentang Pelengkap Nawaksara, tidak memenuhi harapan rakyat pada umumnya, anggota-anggota MPRS pada khususnya, karena tidak memuat secara jelas pertanggungan-jawab tentang kebijaksanaan Presiden mengenai pemberontakan kontra-revolusi G30S/PKI beserta epilognya, kemunduran ekonomi dan kemerosotan akhlak.

Juga disebutkan bahwa MPRS mempertimbangkan laporan tertulis Panglima Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban Jenderal Soeharto yang menyebutkan ada petunjuk Sukarno telah melakukan kebijaksanaan yang secara tidak langsung menguntungkan PKI dan melindungi tokoh-tokoh G30S/PKI.

"Secara logika dan nalar saja, Bung Karno masih terpasung TAP MPRS itu. Kenapa diberikan gelar? Akhirnya setengah-setengah," sesal dia.

Rachma sudah sering menyampaikan hal ini, baik kepada Soeharto maupun Megawati Soekarnoputi yang juga kakak kandungnya.

"Jawaban pemerintah, ini (pencabutan TAP MPRS) bukan kewenangan eksekutif tapi legislatif, dalam hal ini MPR. Tadi malam saya bicara ke Pak Sudi Silalahi, dan masih sama jawabannya," ujar Rachma lagi kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu. [guh]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya