Berita

ist

Dunia

Israel dan AS Gelar Latihan Militer Bersama

SABTU, 27 OKTOBER 2012 | 20:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ditengah meningkatnya ketegangan dengan Iran mengenai program nuklir Iran, Militer Israel justru menggelar latihan militer bersama dengan Amerika Serikat

Lebih dari 3.500 personel militer AS telah bergabung dengan 1.000 tentara Israel dalam latihan yang dijuluki "Austere Challenge 2012" atau “Tantangan Keras 2012” guna menguji coba sistem pertahanan rudal.

Pasukan dari kedua negara ini mensimulasikan serangan-serangan rudal jarak pendek maupun jarak jauh yang bisa mengancam Israel jika terjadi konflik regional.


Misil dan anti-misil telah dipasang di berbagai tempat di Israel, termasuk Arrow buatan Israel dan Patriot buatan AS.

AS juga menurunkan kapal berpeluru kendali jenis AEGIS di lepas pantai Israel. Sistem-sistem ini digunakan untuk melacak rudal-rudal yang datang dan meluncurkan rudal pencegat untuk menembak jatuh rudal-rudal penyerang itu.

"Kami sangat menghargai kesempatan untuk mengadakan latihan yang akan menjamin bahwa jika dan ketika ujian sebenarnya tiba, kita (Israel) akan jauh lebih siap bekerjasama untuk melindungi tanah Israel dari serangan rudal," ujar Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, sebagaimana dikutip Voanews (Sabtu, 27/10).

Latihan gabungan kedua negara itu dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara Israel dan Iran mengenai program nuklir kontroversial milik Republik Islam itu. Israel dan negara-negara Barat hingga saat ini masih menuduh Iran tengah berusaha mengembangkan senjata nuklir, yang mengancam Israel. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya