Berita

jokowi-ahok/ist

Partai Prabowo: Jokowi-Ahok Sudah Jadi Milik Semua Warga DKI

SELASA, 23 OKTOBER 2012 | 12:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Gerindra mengapresiasi kinerja Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) dalam sepekan sejak pelantikannya, dan yakin bahwa rencana maupun kebijakan yang sudah mereka telurkan mampu membuat DKI berubah jadi lebih baik.

"Kehawatiran bahwa akan ada reaksi penolakan dari masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi dan Ahok di DKI, ternyata tidak terbukti," ujar anggota Dewan Pembina Gerindra, Martin Hutabarat, kepada JakartaBagus.Com, Selasa siang (23/10).

Menurut pengamatan Gerindra, rakyat terkesan dengan ide-ide dan deretan langkah yang diperlihatkan Jokowi-Ahok dalam sepekan pertama. Program Jokowi yang memboyong para stafnya untuk lebih banyak turun ke lapangan menemui warga Jakarta, lanjut Martin, menunjukkan konsistensi gaya kepemimpinan yang merakyat.


"Mereka mendapat simpati besar bukan hanya dari warga yang sudah memilihnya, tapi juga dari warga yang tidak memilihnya pada Pilkada lalu. Mereka diterima sebagai milik semua masyarakat Jakarta," terang anggota Dewan di Komisi III itu.

Intinya, Gerindra cukup puas melihat kinerja Jokowi-Ahok di pekan pertama yang sudah membawa banyak perubahan dan mendapat simpati luas.

"Kami akan mengawalnya terus agar bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan pada masyarakat banyak," pungkas Martin.

Beberapa waktu lalu, apresiasi kepada pasangan pemimpin Jakarta yang baru itu juga datang dari mantan Wagub, Prijanto. Dia melihat dari sisi pembagian tugas mereka.

"Dari perspektif kepemimpinan, ini mirip militer. Jadi komandan keluar untuk mempelajari segala sesuatu, sedangkan wakil dan staf mengurus rumah tangga," ujar Prijanto, usai bertemu Wagub Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Kamis pekan lalu.

Memang, pasangan yang tenar dengan nama Jokowi dan Ahok itu sudah berkomitmen bagi tugas. Joko Widodo lebih banyak turun ke lapangan agar mengetahui langsung kondisi warganya, sedangkan Basuki fokus bertugas mengawasi fungsi internal pemerintahan.

Prijanto memujinya sebagai pembagian tugas yang ideal. Selain mirip organisasi militer, menurut Prijanto, pembagian tugas antara gubernur dan wakilnya memang seharusnya seperti yang dilakukan oleh Joko dan Basuki. Jokowi sebagai komandan harus mengetahui permasalahan yang ada di lapangan secara langsung. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya