abdul mu'thi/ist
abdul mu'thi/ist
"Madrasah itu tidak monolitik, karena banyak varian didalamnya. Bukan fisik lembaganya (yang teroris), tapi apa yang ada didalam lembaga itu (individu yang ingin menjadi teroris)," kata Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'thi, dalam acara bedah buku "Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Abad 20: Pergumulan Antara Modernisasi dan identitas" di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (19/10).
Menurut dia buku setebal 386 halaman ini merupakan jawaban atas judgement pesantren yang dilayangkan oleh negara Barat.
Isi buku mengkritik persepsi Barat yang memandang madrasah sebagai lembaga monolitik. Persepsi ini, lanjut Mukti, dapat menyebabkan generalisasi yang menyesatkan, bila dikaitkan dengan opini bahwa madrasah sebagai tempat dimana nilai-nilai radikalisme dan terorisme disemaikan.
Selain itu, buku karya Arief Subhan ini juga menyajikan dinamika lembaga pendidikan Islam di Indonesia yang harus bergulat dan bernegosiasi dengan modernitas sembari mempertahankan identitasnya sebagai lembaga pendidikan Islam yang menjadi tempat penyemaian ideologi keislaman. [dem]
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 03:42
Senin, 27 April 2026 | 03:21
Senin, 27 April 2026 | 02:58
Senin, 27 April 2026 | 02:35
Senin, 27 April 2026 | 02:12
Senin, 27 April 2026 | 01:51
Senin, 27 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 01:12
Senin, 27 April 2026 | 00:45
Senin, 27 April 2026 | 00:42