Berita

SYARIEF HASAN

Serius Ciptakan Wirausahawan Baru, Kemenkop dan UKM Gandeng 15 Perguruan Tinggi

RABU, 17 OKTOBER 2012 | 15:39 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Sebagai bentuk keseriusan dalam menciptakan wirausahawan baru. Kemenkop dan UKM menggandeng 15 perguruan tinggi di Indonesia.

"Kami bekerja sama dengan 15 perguruan tinggi membentuk inkubator bisnis di kampus-kampus yang diharapkan dapat melahirkan lebih banyak wirausahawan baru di Indonesia," kata Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, di Gedung SME Tower Jakarta, Rabu (17/10).

Menurut Menkop, inkubator bisnis merupakan lembaga yang memberikan suatu program yang dirancang untuk membina dan mempercepat keberhasilan dalam hal itu keberhasilan mencetak wirausahawan baru.


Lanjut Menkop, Kemenkop dan UKMN menargetkan, sampai akhir tahun ini jumlah wirausahawan di Indonesia akan mencapai 2 persen dari total populasi atau sekitar 5 juta wirausahawan. Tahun ini jumlah wirausahawan di Indonesia diperkirakan telah mencapai 1,56 persen dari seluruh total populasi penduduk.

"Pemerintah berkomitmen untuk mendorong semua program entrepreneurship dan kita harapkan tahun ini jumlah wirausahawan bisa menembus 2 persen dari total populasi penduduk Indonesia," katanya.

15 perguruan tinggi yang bekerja sama dalam program inkubator bisnis yaitu IPB, ITS,Unibraw, UNS, UNY, Uand, USU, Unri, Unram, UNG,Unsoed, Unhalu , UNM, Cikal USU, dan Undip.

Menurut dia, dengan program pembiayaan yang jelas, pendampingan yang baik, sekaligus dukungan yang terus-menerus maka akan terlahir banyak wirausahawan baru di tanah air.

"Saya berharap melalui inkubator bisnis di 15 perguruan tinggi ini akan tercipta wirausahawan baru karena ini merupakan wahana yang efektif dalam penumbuhkembangan wirausaha baru," katanya.

Dalam melaksanakan kegiatan inkubasinya, inkubator bisnis menjalankan peran penguatan terhadap tenant (calon wirausaha baru) yang akan dikembangkannya. [dzk]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya