Berita

Endeavor/ist

Dunia

Pesawat Ruang Angkasa AS Diarak Di Jalanan Los Angeles

SABTU, 13 OKTOBER 2012 | 18:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan warga Los Angeles, Amerika Serikat, nampak antusias memenuhi jalan kota untuk menyaksikan pesawat ruang angkasa Endeavor diarak menuju museum. Pesawat yang bisa menempuh kecepatan hingga 28.160km/jam ini diarak perlahan menggunakan troli raksasa selama dua hari menuju museum California Science Center.

"Ini keren melihat sebuah pesawat ruang angkasa di jalanan,'' kata seorang penonton kepada TV lokal, sebagaiamana dikutip CNN (Sabtu, 13/10).

Sedikitnya empat ratus pohon terpaksa ditebang agar bisa dilewati oleh sayap Endeavor. Kabel listrik ikut dinaikkan dan lampu jalan pun terpaksa dibongkar agar pesawat ruang angkasa bisa melintas mulus dari bandara internasional Los Angeles menuju peristirahatan terakhirnya di museum California Science Center.


Pesawat ruang angkasa dengan bobot 75 ton tersebut memulai penjelajahannya pada tahun 1992 dan melakukan 25 kali perjalanan ruang angkasa dan mengitari Bumi hampir 4.700 kali. Endeavor merupakan pesawat ruang angkasa pengganti Challenger yang hancur dalam sebuah kecelakaan tahun 1986.

Badan Antariksa AS, NASA, mempensiunkan Endeavor pada tahun lalu dengan alasan tengah berfokus pada misi orbit di bawah Bumi seperti asteroid dan Mars.

Mantan komandan Endeavor, Mark Kelly, yang menjadi kapten pada misi penerbangan terakhir mengatakan dia berharap pesawat ruang angkasa ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi astronot di masa depan.

"Mungkin suatu hari nanti, salah satu anak yang melihat Endeavour di museum California Science Center bisa menjadi orang yang berjalan di planet Mars,'' tukasnya.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya