Berita

benigno aquino/ist

Dunia

Presiden Filipina Setujui Kerangka Perdamaian Pemberontak Moro

MINGGU, 07 OKTOBER 2012 | 15:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Filipina akhirnya menyetujui kerangka kesepakatan perjanjian damai dengan kelompok pemberontak, Front Pembebasan Islam Moro, MILF. Sedangkan penandatanganan perjanjian damai itu sendiri akan ditandatangani dalam waktu dekat ini.

Kesepakatan ini merupakan buah dari negosiasi alot diantara kedua belah pihak yang berlangsung selama 20 tahun, sekaligus mengakhiri konflik yang telah terjadi sekitar 40 tahun terakhir.

"Kerangka kesepakatan ini merupakan sebuah kebangkitan kita atas prasangka-prasangka yang ada selama ini. Selain itu, kesepakatan ini juga menjadi langkah untuk mengesampingkan rasa saling tidak percaya yang terjadi di masa lalu," ujar Presiden Filipina, Benigno Aquino, dalam pernyataan di Istana yang disiarkan langsung oleh televisi nasional dan dilansir BBC (Minggu, 7/10).


Salah satu hal yang akan diatur dalam perjanjian damai itu diantaranya adalah pembentukan kawasan otonomi baru di kawasan selatan, tempat berdiam banyak penduduk Filipina yang memeluk agama Islam. Kawasan otonomi baru ini nantinya akan dinamakan dengan Bangsamoro.

Konflik berkepanjangan antara pemerintah Filipina dengan pemberontak Moro telah mengakibatkan kegiatan ekonomi di kawasan tersebut lumpuh dan tidak berkembang. Selain itu, konflik kedua belah pihak ini telah menewaskan sedikitnya 120 ribu jiwa.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya