Berita

bima arya/ist

Politisi PAN Ajak Semua Pihak Kooperatif Perangi Korupsi

SABTU, 06 OKTOBER 2012 | 12:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Semua pihak harus kooperatif dalam memerangi korupsi, karena korupsi telah menjadi masalah yang sangat serius bagi bangsa ini.

"Korupsi itu kejahatan yang luar biasa, memeranginya (pun) juga harus luar biasa, setiap momentum harus dimanfaatkan dengan baik, (termasuk) siapa saja yang bersifat sangat defensif patut untuk dicurigai," tegas Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Bima Arya Sugiarto, dalam diskusi POLEMIK, di warung daun, Cikini, Jakarta Pusat (Sabtu 6/10).

Bima Arya juga menyatakan bahwa setiap upaya pemberantasan korupsi merupakan  investasi bagi kepercayaan publik.


"KPK yang berfungsi adalah investasi untuk memperbaiki sistem politik. Politisi korup tentu akan berpikir seribu kali kalau KPK berfungsi dengan baik," lanjutnya.

Sedangkan dukungan bagi KPK dinilai sangat penting oleh Bima Arya, karena lembaga itu tengah berupaya keras dalam memperbaiki sistem politik di Indonesia.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya