Berita

Bordir dan Kopi Jadi Produk Unggulan Aceh

LUNCURKAN PROGRAM OVOV
SENIN, 01 OKTOBER 2012 | 13:54 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan meluncurkan dua produk unggulan asli Provinsi Aceh. Kedua produk unggulan itu, kerajinan bordir dari Kabupaten Aceh Besar dan kopi dari Aceh Tengah.

Acara peluncuran di pusatkan di Desa Blang Gani, Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/9).

"Aceh adalah provinsi pertama yang meluncurkan dua produk unggulan," katanya.


Menurut Syarief peluncuran dua produk unggulan dari Provinsi Aceh tersebut merupakan bagian dari program pengembangan produk unggulan daerah dengan pendekatan satu gampong/desa satu produk atau dalam bahasa lain di kenal dengan one village one product (Ovov)

"Hadirnya satu atau lebih produk unggulan dari satu gampong maka upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat akan tercapai di masa mendatang," katanya.

Menurut dia, tumbuhnya produk-produk unggulan disetiap gampong yang ada di 23 kabupaten/kota di Aceh khususunya dan Indonesia umumnya akan memberi dampak positif seperti adanya nilai tambah terhadap sebuah produk yang dihasilkan.

"Kami akan berupaya untuk memberikan pendampingan, pemasaran dan promosi dalam meningkatkan kesejahteraan para perajin disetiap gampong di masa mendatang," katanya.

Ia mengatakan berbagai produk unggulan yang dihasilkan provinsi ujung paling barat Indonesia itu akan di promosikan di Jakarta untuk disungguhkan bagi tamu yang datang dari berbagai penjuru dunia.

"Jika orang lihat kopi maka pasti ingatnya Aceh begitu juga produk lainnya yang akan terus muncul disetiap gampong di masa mendatang," katanya.

Lanjut dia, Kemenkop siap untuk memberikan pembinaan dan memfasilitasi para kalangan pelaku usaha agar mendapatkan akses permodalan dari pihak perbankan.

Ia memberikan apresiasi terhadp mitos kerja orang Aceh yang terus tumbuh positif dan hal tersebut akan mampu meningkatkan pertumbuhan kapita masyarakat lebih baik di masa mendatang.

"Kami yakin pertumbuhan ekonomi masyarakat dan provinsi akan terus meningkat di masa mendatang seiring terus mengeliatnya berbagai sektor ekonomi yang ada di Aceh," katanya. dzk


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Senin, 26 Januari 2026 | 17:59

Thomas Djiwandono Ulas Arah Kebijakan Ekonomi di Hadapan DPR

Senin, 26 Januari 2026 | 17:49

Pemkab Bekasi Larang Developer Bangun Rumah Baru

Senin, 26 Januari 2026 | 17:46

Pengamat: SP3 Eggi Sudjana Perlu Dikaji Ulang

Senin, 26 Januari 2026 | 17:31

Adies Kadir Diusulkan jadi Calon Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Senin, 26 Januari 2026 | 17:26

Oknum TNI AL Pengeroyok Buruh di Talaud Bakal Ditindak Tegas

Senin, 26 Januari 2026 | 17:13

KLH Tunggu Langkah Kementerian Lain soal Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Senin, 26 Januari 2026 | 16:58

Noel Ebenezer Ingatkan Purbaya: Ada Pesta Bandit Terganggu

Senin, 26 Januari 2026 | 16:53

Longsor Watukumpul

Senin, 26 Januari 2026 | 16:51

Habiburokhman: Rekomendasi DPR kepada Polri Bersifat Mengikat

Senin, 26 Januari 2026 | 16:42

Selengkapnya