Berita

Di Aceh Menkop Bertekad Kurangi Koperasi Nonaktif

SENIN, 01 OKTOBER 2012 | 13:23 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan bertekad mengurangi jumlah koperasi nonaktif di Aceh yang kini mencapai sekitar 40 persen dari seluruh koperasi di provinsi ini.

"Kami akan bekerja sama dengan Gubernur Aceh untuk menekan jumlah koperasi nonaktif yang saat ini mencapai 40 persen di Aceh. Insya Allah dua tahun ke depan jumlahnya hanya tersisa 20 persen," katanya di Aceh Besar, Jumat.

Disebutkannya, dari sekitar 7.000 koperasi yang ada di Aceh 40 persen di antaranya nonaktif dan diharapkan akan kembali bangkit untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada di setiap kabupaten/kota dua tahun mendatang.


Menurut dia, untuk membangkitkan kembali koperasi yang kini tidak menjalankan usahanya, Menkop dan UMK bersama Pemerintah Aceh akan memberikan pembinaan dan pendampingan terhadap lembaga tersebut.

"Artinya, untuk tahap pertama kami akan mendorong seluruh koperasi tersebut untuk bangkit dengan memasarkan berbagai hasil produk UKM yang ada disetiap kawasan di Aceh," katanya.

Menkop optimistis kehadiran koperasi di tengah-tengah masyarakat juga akan menjadi salah satu pengerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa mendatang.

Sementara itu Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta koperasi yang ada di provinsi ujung paling barat itu mampu menampung dan memasarkan berabgai produk unggulan yang ada di provinsi setempat.

"Saya berharap koperasi di Aceh mampu mempromosikan dan menjual berbagai hasil produksi UKM yang ada di 23 kabupaten/kota di Aceh," demikian Zaini. [ant/dzk]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya