Berita

PT Bumi Resources Tbk

Bisnis

Ketua Bapepam Segera Telepon Petinggi BUMI

Hasil Auditnya Dianggap Penting Bagi Investor Publik
KAMIS, 27 SEPTEMBER 2012 | 08:24 WIB

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) siap melaporkan hasil audit investigasi atas berbagai tudingan penyimpangan dana yang dilontarkan pemegang saham pengendali Bumi Plc kepada Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Direktur dan Sekretaris Peru­sahaan PT Bumi Resources Tbk Dileep Srivastava me­ngakui, ada investigasi yang di­lakukan pihak independen ter­hadap kinerja ke­uangan BUMI dan melapor­kan­nya kepada de­wan komisaris dan direksi. “Ka­m­i belum menerima laporan, baik itu mengenai in­vestigasi atau siaran pers (dari Bumi Plc),” ujar Dileep di Jakar­ta, kemarin.

Dia menegaskan, BUMI me­­rupakan perusahaan yang ter­daf­tar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Karena itu, anak usaha Bakrie Gro­up ini akan tunduk pa­da aturan pasar modal Indo­nesia.

Seperti diketahui, perusahaan investasi yang tercatat di Bursa London, Bumi Plc menyatakan, me­nemukan penyimpangan atas kinerja keuangan dan operasi anak usahanya di Indonesia, yaitu Bumi Resources.  Dalam laporan keuangan Bumi Plc Desember 2011, nilai pe­ngem­bangan Berau Coal Ener­gy diturunkan menjadi nol dari sebelumnya 75 juta do­lar AS dan dari 247 juta dolar AS men­­jadi nol. Hanya investasi de­ngan nilai 39 juta dolar AS yang tercan­tum dal­am laporan keua­ngan kon­so­lidasi perusahaan. Bu­mi Plc me­miliki 85 persen saham di Berau Coal Energy. Se­men­tara Bu­mi Plc juga menjadi saham pe­ng­endali di Bumi Resources.

 Sementara Bapepam telah me­layangkan surat konfirmasi ke manajemen BUMI dan Berau Coal Energy (BRAU). “Kami mau tahu dulu. Sejauh ini dari la­poran ke­uang­an perusahaan biasa saja,” ujar Ketua Bapepam Nga­lim Sawe­ga kemarin di Jakarta.

Bapepam belum meneri­ma su­rat pernyataan dari Bumi Plc mau­pun BUMI dan Breau Coal Energy secara resmi. Kare­na itu, otoritas pasar modal perlu men­cari tahu akar permasalahan atas berbagai tuduhan terhadap BUMI. “Saya akan menelepon direk­sinya, tak perlu menunggu jawab­an ter­tulis. Ini biar cepat,” ujarnya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya