Berita

FX Hadi Rudyatmo/ist

Wakil Walikota Solo Bangga Antar Jokowi Jadi Gubernur Jakarta

RABU, 26 SEPTEMBER 2012 | 23:45 WIB

Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo merasa bangga dapat mendampingi dan mengantar Wali Kota Surakarta Joko Widodo menuju gubernur terpilih DKI Jakarta pada penghitungan cepat pilkada di ibukota.

"Selama ini saya dan Pak Jokowi mempunyai komitmen yang sama ketika dicalonkan menjadi wali kota dan wakil wali kota. Saya membuat konsep dan Pak Jokowi membuat komitmen," kata Rudy usai menjadi pembicara suatu seminar di Gereja Santo Ignatius Kota Magelang, Rabu (26/9).

Ia mengatakan, selama ini mereka berkomitmen bahwa pemimpin adalah pelayan masyarakat, jadi reformasi birokrasi adalah mengubah perilaku dalam melayani masyarakat.


"Melayani masyarakat inilah yang menjadi semboyan kami untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat salah satunya menciptakan masyarakat yang 'wasis, waras, wareg, mapan, papan'," katanya.

Ia mengatakan, "wasis" untuk dunia pendidikan, masyarakat harus mendapat pendidikan murah, warga miskin bisa menikmati pendidikan hingga tingkat SLTA. "Waras" untuk bidang kesehatan, masyarakat tidak mampu bisa mendapat layanan kesehatan yang murah dengan standar rumah sakit.

Rudy mengatakan, semua kepala daerah harus mempunyai komitmen bahwa hakikat pemimpin itu sama dengan pelayan.

"Manusia diberi kemampuan luar biasa oleh Tuhan, kuncinya satu kata kemauan untuk memanfaatkan kelebihan itu ada tidak pada yang bersangkutan," katanya.

Ia menuturkan, Jokowi sebelum menjadi wali kota tidak pernah berkecimpung dalam organisasi, artinya belum pernah melayani masyarakat. Namun, karena kemudian terbiasa akhirnya juga mau melayani masyarakat dari tataran bawah sampai atas.

Visi Kota Solo, katanya, Solo masa depan adalah Solo masa lalu, artinya yang dulu ada sekarang tidak ada, akan diadakan kembali.

Ia mencontohkan, pendataan cagar budaya, menghidupkan dolanan anak seperti gobaksodor, bekelan, jamuran, engklek.

"Untuk menghidupkan hal itu, akan kami adakan festival dolanan anak atau festival lagu dolanan anak. Festival ini untuk merangsang kembali agar anak-anak mau melakukan hal baik demi pembangunan karakter anak," katanya. [ant/arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya