Berita

Raja Mohammed VI/ist

Dunia

Raja Mohammed VI Luncurkan Program Perumahan Nasional

MINGGU, 23 SEPTEMBER 2012 | 17:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Raja Maroko, Raja Mohammed VI meluncurkan operasi Attayssir di Provinsi Kenitra, yaitu sebuah operasi untuk membangun 8.629 rumah-rumah sosial dengan anggaran mencapai 950 juta dirham Maroko.

Proyek ini merupakan bagian dari program perumahan sosial negara dengan jargon '250 ribu dirham per unit'. Proyek ini juga mencerminkan kepekaan Raja Mohammed VI terhadap kelas menengah dan yang terbatas pendapatan rumah tangganya untuk memungkinkan mereka mendapat rumah. Demikian sebagaimana diberitakan MAP (Minggu, 23/9).

Raja Mohammed VI juga berharap proyek ini mampu memberikan dorongan yang kuat dalam memerangi kekumuhan dan berkonstribusi untuk melakukan diversifikasi pasokan rumah serta memunculkan pusat-pusat perkotaan yang baru di provinsi itu.


Melalui proyek ini, sekitar 43 ribu orang lebih dapat menikmati bangunan yang mencakup bangunan komersial, tujuh sekolah, pusat kesehatan, masjid, sebuah kompleks olahraga dan kepemudaan serta fasilitas lain bagi berbagai komunitas.

Operasi Attayssir adalah salah satu dari enam proyek perumahan sosial yang telah disetujui. Sedangkan operasi Attayssir sendiri dilakukan di provinsi Kenitra.

Total keenam proyek perumahan yang akan digarap pemerintah ini bernilai hampir 2,2 miliar dirham dan akan memberikan keuntungan bagi 78 ribu orang. Niscaya semua proyek perumahan nasional ini mampu berkonstribusi dalam menyerap kekurangan perumahan yang melanda Maroko.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya