Berita

bendera iran/ist

Dunia

Visa 20 Pejabat Iran Ditolak Amerika Serikat

MINGGU, 23 SEPTEMBER 2012 | 14:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sebanyak 20 pejabat pemerintah Iran, termasuk dua menteri, harus mengurungkan niatnya untuk ikut menghadiri sidang Majelis Umum PBB setelah visa mereka ditolak Amerika Serikat.

Pemerintah Iran telah mengajukan sekitar 160 visa untuk para delegasinya sejak dua bulan lalu, namun sekitar 20 visa ditolak. Demikian sebagaimana diberitakan Fars (Minggu, 23/9).

Pemerintah Iran menduga para pejabatnya ini terkena larangan perjalanan terkait sanksi program nuklir Iran.


Namun hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri AS belum memberikan komentar resmi seputar masalah ini. Seorang pejabat AS yang tak disebutkan namanya hanya mengatakan bahwa visa yang dikeluarkan AS telah sesuai dengan prosedur yang ada.

"Visa untuk para pejabat asing guna menghadiri pertemuan PBB di markas besar PBB diputuskan sesuai dengan semua ketentuan hukum yang berlaku dan prosedur termasuk hukum AS dan Perjanjian Markas Besar PBB, dan bagaimanapun, catatan visa itu rahasia," ujarnya.
 
Sebagai negara tuan rumah PBB, AS memiliki kebijakan untuk mengeluarkan visa bagi para anggota delegasi, hal ini sejalan dengan perjanjian 1947 dengan PBB, terlepas dari perselisihan dengan masing-masing negara.

Namun, terkadang AS menolak masuk bagi pejabat pemerintah dan profesional dari Iran terkait hubungan diplomatik sejak tahun 1979 dan yang teranyar adalah tuduhan membangun senjata nuklir.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya