Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Bom Mobil Tewaskan 6 Warga Pattani

SABTU, 22 SEPTEMBER 2012 | 14:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebuah ledakan bom mobil terjadi di Pattani, wilayah selatan Thailand, Jumat (21/9). Sedikitnya enam orang dinyatakan tewas dan 44 orang lainnya terluka dalam serangan mematikan di pusat bisnis Distrik Sai Buri itu.

"Sebelum meledakkan bom yang mereka sembunyikan di mobil, para pelaku melepaskan tembakan di sebuah toko emas," ujar seorang pejabat polisi setempat, Kolonel Asis U mayee, sebagaimana dikutip Associated Press (Sabtu, 22/9).

Namun berondongan tembakan yang terjadi di toko emas ini tidak sampai memakan korban. Polisi pun segera berdatangan dan membuat para pelaku kabur dan mulai meledakkan bom yang mereka sembunyikan.


'Ledakan itu merenggut empat nyawa warga sipil, seorang sukarelawan patroli perbatasan, dan seorang pejabat setempat. Sedikitnya 12 polisi mengalami luka-luka," lanjut Asis.

Berdasarkan hasil investigasi sementara, mobil pick up yang dijadikan para pelaku untuk menyembunyikan bom adalah mobil curian. Pasalnya pemilik mobil tersebut telah melaporkan kehilangan kendaraan sejak 7 september lalu.

Uniknya dua pekan sebelumnya, para pedagang di sentra bisnis Sai Buri  telah menerima semacam surat edaran yang berisi ancaman. Penulis edaran memerintahkan para pedagang untuk meliburkan diri tiap hari Jumat. Namun, para pedagang mengabaikan perintah tersebut.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa pelaku serangan dan penyebar edaran ancaman itu adalah militan radikal yang sejak lama beroperasi di Thailand Selatan.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya